BANGKALAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menyambut rencana pembangunan industri dari China di wilayahnya. Pemerintah daerah menilai investasi tersebut dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan pemerintahannya sejak awal menargetkan masuknya investor ke Bangkalan. Dia pun aktif menawarkan potensi industri daerah melalui sejumlah forum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia.
Lukman menilai investasi menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat Bangkalan dan Madura.
“Dari awal saya sudah pelajari dan kaji bahwa untuk mengurai persoalan di Bangkalan harus ada investor masuk. Alhamdulillah, usaha kita mempresentasikan di berbagai forum kemudian disambut baik oleh HKI dan investor luar juga tertarik untuk berinvestasi di Bangkalan,” kata Lukman, Senin (10/8/2026).
Industri Padat Karya Bakal Dibangun
Lukman menyebut investor berencana membangun sejumlah industri padat karya di Bangkalan. Rencana tersebut mencakup pabrik tekstil, pabrik plastik, hingga pabrik cokelat.
Menurut Lukman, sektor tersebut berpotensi menyerap ribuan tenaga kerja dari Bangkalan dan wilayah Madura lainnya. Pemkab Bangkalan bersama HKI juga akan mengutamakan masyarakat lokal dalam proses perekrutan.
Pemerintah daerah akan menyiapkan program pelatihan agar calon pekerja memiliki keterampilan sesuai kebutuhan masing-masing industri.
“HKI dan pemkab berkomitmen mengutamakan pekerja lokal dan kita akan memberikan pelatihan untuk menyiapkan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan industri,” ujarnya.
Lukman juga mencontohkan penyerapan tenaga kerja asal Madura di kawasan industri Batam. Dia menyebut Ketua HKI Ahmad Makruf telah mempekerjakan sekitar 700 hingga 1.000 orang Madura.
“Ketua HKI Pak Ahmad Makruf di Batam sudah mempekerjakan orang Madura 700-1.000 orang. Apalagi ini di Madura sendiri pastinya lebih banyak, apalagi industri yang akan dibawa industri padat karya,” katanya.
Pemkab Siapkan 3.000 Hektare Lahan
Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Bangkalan menyiapkan lahan sekitar 3.000 hektare. Pemerintah daerah juga menyiapkan kebutuhan infrastruktur dan kemudahan perizinan untuk mempercepat realisasi investasi.
Lukman mengatakan Pemkab Bangkalan akan menerapkan strategi jemput bola dalam membantu investor memenuhi kebutuhan pembangunan industri.
“Karena dari awal kita jemput bola, tentu ini kita sudah siapkan semuanya terkait kemudahan perizinan, kebutuhan dan lainnya. Sehingga industri-industri itu bisa segera dibangun,” tandasnya.
Pemkab Bangkalan berharap kehadiran industri padat karya dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Selain membuka lapangan kerja, investasi tersebut juga diharapkan meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal dan menggerakkan aktivitas ekonomi di Bangkalan serta Madura.
















