ACEH JAYA – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya mulai memeriksa kesiapan 58 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang mendapat persetujuan untuk menjalani proses verifikasi dan validasi dari Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI.
Tim verifikasi dan validasi (verval) turun langsung ke sejumlah gampong. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi fisik, kesiapan operasional, serta kelengkapan masing-masing koperasi.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Aceh Jaya, Muslim Arrais, mengatakan tim telah melakukan pemeriksaan lapangan terhadap KDMP yang masuk tahap awal verifikasi.
“Tim sudah ke lapangan untuk mengecek kondisi dan kesiapan KDMP di Aceh Jaya,” kata Muslim di Aceh Jaya, Jumat (2/10/2026).
58 KDMP Masuk Tahap Verifikasi
Muslim menjelaskan, Pemkab Aceh Jaya membentuk tim verval setelah menerima petunjuk dari Kemenkop RI.
Tim tersebut dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Jaya. Pemeriksaan difokuskan pada koperasi yang pembangunan fisiknya telah rampung.
Pada tahap awal, Kemenkop RI menetapkan 58 KDMP untuk menjalani verifikasi. Jumlah tersebut berasal dari 60 unit yang telah menyelesaikan pembangunan fisik hingga 100 persen.
Pemkab Aceh Jaya menjadwalkan pemeriksaan lapangan pada 29 September hingga 8 Oktober 2026.
Setelah pemeriksaan selesai, hasil verifikasi akan dikirim melalui tautan yang disediakan Kemenkop RI.
Menurut Muslim, proses verifikasi dilakukan untuk memastikan koperasi siap memasuki tahapan berikutnya.
Sejumlah KDMP juga dijadwalkan segera diluncurkan dan mulai menerima pengisian barang.
Pengecekan ini dilakukan karena dalam waktu dekat sejumlah KDMP akan dilaunching untuk pengisian barang-barang,” ujarnya.
Target 172 KDMP
Pemkab Aceh Jaya menargetkan pembangunan 172 Koperasi Desa Merah Putih.
Hingga Jumat (2/10/2026), sebanyak 89 unit telah terealisasi. Dari jumlah tersebut, 60 KDMP telah menyelesaikan pembangunan fisik 100 persen.
Sementara itu, 29 unit lainnya masih dalam proses pembangunan dengan progres sekitar 60 persen.
Dengan demikian, masih ada 83 KDMP yang perlu dibangun untuk mencapai target 172 unit.
Namun, pembangunan di sejumlah gampong masih menghadapi kendala. Salah satunya adalah ketersediaan lahan.
“Dari target kita 172 unit KDMP, ada sebanyak 83 lagi yang belum dibangun dengan berbagai kendala di lapangan, salah satunya gampong tidak memiliki tanah,” kata Muslim.
Pemkab Aceh Jaya kini memprioritaskan pemeriksaan terhadap KDMP yang telah rampung. Langkah tersebut dilakukan agar koperasi dapat segera memasuki tahapan operasional sesuai arahan Kemenkop RI.














