Pemdes Bringsang Santuni Anak Yatim Hasil Pengelolaan Bumdes Serunai Jingga

Kegiatan santunan anak yatim oleh Pemdes dan BUMDes Serunai Jingga Bringsang di Pendopo Balai Desa, Giligenting, Sumenep
Kegiatan santunan anak yatim oleh Pemdes dan BUMDes Serunai Jingga Bringsang di Pendopo Balai Desa, Giligenting, Sumenep

FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Mengawali Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah, Pemerintah Desa Bringsang bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Serunai Jingga menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim di Pendopo Balai Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, pada Selasa (21/3/2023).

Acara yang penuh haru dan kebersamaan ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari Sekcam Giligenting, jajaran Polsek dan Koramil 0827/23 Giligenting, hingga Ketua BUMDes Serunai Jingga.

Kepala Desa Bringsang, Akhmad Muzakki, menjelaskan bahwa dana santunan ini berasal dari pendapatan unit Simpan Pinjam BUMDes Serunai Jingga, yang sebagian hasil usahanya disisihkan khusus untuk kegiatan sosial.

“Alhamdulillah, usaha simpan pinjam yang dikelola BUMDes terus berjalan. Salah satu manfaat nyatanya adalah bisa berbagi kepada anak-anak yatim. Dana ini disisihkan dari hasil tahun 2021/2022,” jelas Kades Muzakki.

Dalam sambutannya, Kades juga mengingatkan pentingnya doa dari anak-anak yatim yang diyakini bisa menjadi jalan keberkahan, terutama untuk orang tua yang telah wafat.

“Doa anak-anak yatim itu sangat luar biasa. Maka kami dorong mereka agar terus mendoakan orang tuanya. Bahkan kami siap menjadi orang tua mereka, terutama jika ada kebutuhan pendidikan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Kepala Desa juga meminta doa agar usaha yang dijalankan BUMDes dapat terus berkembang dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Bringsang.

Sementara itu, Ketua Bidang Simpan Pinjam BUMDes Sujibno, S.Pd. SD, menegaskan bahwa selain dana dari hasil usaha, pengurus BUMDes juga ikut berbagi secara pribadi dalam kegiatan santunan ini.

“Ini adalah bentuk kepedulian sosial dari kami pengelola. Semoga menjadi berkah dan memotivasi anak-anak yatim untuk tetap semangat,” ucapnya.

Sekcam Giligenting, Akhmad Hidayat, ST. MM, yang juga hadir dalam acara ini menekankan bahwa keberadaan BUMDes adalah milik bersama masyarakat, bukan hanya milik desa secara struktural.

“BUMDes ini milik warga Bringsang. Jadi, seluruh masyarakat perlu mendukung dan mendoakan agar program pemberdayaan bisa berjalan maksimal. Harapan kita, Bringsang menjadi desa yang maju, mandiri, bermartabat, dan unggul,” tegasnya.

Baca berita lainnya di Google News dan WhatsApp Channel
atau Telegram Channel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *