FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Keluarga Ya’kub (38) dan istrinya Husnul Khotimah (27), warga Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, yang menjadi korban kebakaran tragis di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, pada 3 Maret 2023 lalu, menerima santunan kemanusiaan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Santunan tersebut disalurkan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep, sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap warganya yang terkena musibah.
Ketua Baznas Sumenep, M. Sukri, menjelaskan bahwa bantuan ini bukan soal besar kecilnya nominal, melainkan wujud nyata kepedulian antarsesama.
“Kami bersama Pemkab Sumenep hadir dalam setiap musibah yang menimpa warga. Bantuan ini adalah simbol perhatian dan empati terhadap mereka yang tertimpa bencana,” ungkapnya saat penyerahan bantuan di ruang kerja Kadinsos P3A Sumenep, Selasa (21/3/2023).
Lebih lanjut, Sukri menambahkan bahwa Baznas tidak hanya fokus pada santunan bencana, tetapi juga menyediakan bantuan non-medis seperti mobil ambulans bagi warga kurang mampu yang membutuhkan layanan darurat.
“Bila sifatnya mendesak, seperti pengantaran pasien ke rumah sakit, kami siap bantu terlebih dahulu. Pengajuan formal bisa menyusul,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Giligenting, Abd. Said, S.Sos.I., M.Si., yang turut hadir dalam penyerahan santunan, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sumenep dan Baznas atas perhatian yang diberikan kepada warganya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Sumenep dan jajarannya atas bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat kami, khususnya warga Giligenting yang sedang ditimpa musibah,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial seperti Baznas dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana.












