SEMARANG – Nawal Arafah Yasin menargetkan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Jawa Tengah kembali ke peringkat dua nasional melalui penguatan program literasi dan fasilitas perpustakaan.
Hal tersebut disampaikan saat meninjau Gedung Layanan Perpustakaan Umum di Kudus, Jumat (1/5/2026). Kunjungan itu merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas literasi sesuai arahan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen.
Nawal mengungkapkan, saat ini posisi TKM Jawa Tengah berada di peringkat 26 nasional dengan skor 57,11. Sementara Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) menempati peringkat 11 dengan skor 38,86.
“Kita berharap fasilitas ruang baca yang nyaman dan inklusif di Perpusda Kudus ini mampu meningkatkan minat baca masyarakat, sehingga TKM dan IPLM Jawa Tengah bisa kembali ke peringkat dua nasional,” ujarnya.
Ia juga mendorong penguatan berbagai program literasi di seluruh kabupaten/kota, termasuk peningkatan kegiatan dan event di perpustakaan agar masyarakat lebih tertarik untuk datang dan membaca.
Menurutnya, literasi tidak hanya terbatas pada membaca buku, tetapi juga mencakup literasi keagamaan seperti baca tulis Al-Qur’an, khususnya di Kudus yang dikenal sebagai kota santri.
Dalam kesempatan tersebut, Nawal turut mengapresiasi fasilitas ruang baca anak yang dinilai mampu menarik minat baca sejak dini. Ia juga berdialog langsung dengan sejumlah pengunjung perpustakaan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kudus, Mutrikah, menjelaskan bahwa Perpusda Kudus telah dilengkapi berbagai fasilitas modern.
Fasilitas tersebut meliputi ruang baca yang nyaman dan estetik, ruang bermain anak, bioskop mini untuk film edukasi, serta ruang multimedia dengan akses komputer dan WiFi.
Selain itu, tersedia pula layanan perpustakaan keliling yang menjangkau sekolah-sekolah guna meningkatkan akses literasi masyarakat.
“Per April 2026, koleksi buku cetak mencapai 47.267 eksemplar dengan 32.962 judul. Jumlah pengunjung mencapai 32.557 orang, dengan puncak kunjungan harian sekitar 700 orang,” jelasnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan serta mendorong budaya literasi di Jawa Tengah.














