SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cilacap berjalan optimal dan mendapat respons positif dari para siswa.
Ia menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto mengunjungi SMA Negeri 1 Cilacap pada Rabu (29/4/2026). Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau hasil revitalisasi sekolah sekaligus mengecek langsung pelaksanaan program MBG.
“Program MBG berjalan lancar. Para siswa menyampaikan langsung bahwa mereka merasa senang karena program ini membantu kebutuhan sehari-hari,” ujar Luthfi.
Ia menilai program tersebut tidak hanya meningkatkan pemenuhan gizi peserta didik, tetapi juga meringankan beban ekonomi keluarga di tengah meningkatnya kebutuhan pendidikan.
Selain meninjau program MBG, rombongan juga melihat hasil revitalisasi sekolah yang rampung pada 2025 dengan dukungan anggaran Rp1,053 miliar dari pemerintah pusat. Pemerintah memanfaatkan dana tersebut untuk merehabilitasi tujuh ruang kelas serta membangun tiga paket toilet.
Saat ini, fasilitas tersebut mendukung kegiatan belajar bagi 1.274 siswa dan 98 guru. Pemerintah juga melengkapi sekolah dengan sarana digital seperti papan interaktif, laptop, dan perangkat penyimpanan data guna meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi.
“Pemerintah pusat terus memperkuat pembangunan pendidikan, baik dari sisi infrastruktur maupun digitalisasi,” jelas Luthfi.
Ia menegaskan bahwa kunjungan Presiden menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menyiapkan generasi muda yang unggul melalui pendidikan berkualitas.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa siswa memberikan respons positif terhadap program MBG. Ia menerima langsung aspirasi tersebut saat berdialog dengan para pelajar.
“Para siswa menyampaikan bahwa program ini sangat membantu, terutama dalam menghemat pengeluaran,” kata Prabowo.
Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.
“Kita harus terus memperbaiki sektor pendidikan. Sekolah memiliki peran penting, dan pendidikan menjadi kunci kebangkitan bangsa,” tegasnya.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Cilacap memiliki 303 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sebanyak 178 unit telah beroperasi, 16 unit belum beroperasi, dan 107 unit masih dalam tahap persiapan.
Program MBG di Cilacap juga membuka lapangan kerja bagi 8.667 tenaga kerja lokal, dengan 7.810 di antaranya telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Jumlah penerima manfaat program ini mencapai 485.083 orang, yang terdiri dari 402.424 siswa serta kelompok lain seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Untuk jenjang pendidikan menengah, program ini menjangkau 5.740 siswa SMA, 24.065 siswa SMK, serta 562 siswa sekolah luar biasa.
Secara keseluruhan, Jawa Tengah memiliki 4.374 unit SPPG, dengan 4.155 unit telah beroperasi dan 192 unit masih dalam tahap persiapan. Program MBG di provinsi ini menargetkan 9.034.839 penerima manfaat, termasuk siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.














