Matsuri, Pemuda Giligenting yang Jatuh di Dermaga Aenganyar Ditemukan Terapung

Matsuri pemuda Giligenting ditemukan setelah jatuh di Dermaga Aenganyar Sumenep
Warga dan keluarga mengevakuasi Matsuri, pemuda asal Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, setelah ditemukan di perairan Dermaga Aenganyar (Foto: Sakhwini)

SUMENEP – Pencarian terhadap Matsuri (31), pemuda asal Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, akhirnya membuahkan hasil. Tim pencarian menemukan korban pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB setelah sebelumnya dilaporkan terjatuh ke laut di kawasan Dermaga Aenganyar pada Minggu (2/8/2026).

Petugas bersama masyarakat menemukan Matsuri dalam kondisi terapung tidak jauh dari lokasi awal kejadian. Korban ditemukan di sebelah barat jembatan atau titik yang diduga menjadi lokasi dirinya terjatuh ke perairan.

Setelah ditemukan, keluarga bersama warga yang berada di sekitar lokasi langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban. Suasana haru menyelimuti proses tersebut setelah keluarga, masyarakat, dan tim gabungan sebelumnya berupaya mencari korban dengan menyisir kawasan perairan Dermaga Aenganyar.

Salah satu keluarga korban, Marsui, membenarkan bahwa pihak keluarga bersama warga langsung mengevakuasi Matsuri setelah korban ditemukan.

“Setelah ditemukan, korban langsung dibawa oleh keluarga bersama warga untuk dievakuasi,” ujar Marsui saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini diterbitkan, korban telah berada di rumah duka. Keluarga selanjutnya akan melaksanakan proses pemakaman sesuai rencana yang telah disiapkan.

Sebelumnya, pencarian Matsuri melibatkan tim gabungan bersama masyarakat setempat. Petugas memperluas area penyisiran di sekitar perairan Dermaga Aenganyar dengan mengerahkan sejumlah penyelam untuk membantu menemukan korban.

Warga sekitar juga ikut membantu proses pencarian sejak laporan kejadian diterima. Mereka memberikan dukungan kepada keluarga korban sambil berharap Matsuri segera ditemukan.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang berlangsung sejak Minggu malam hingga Senin siang resmi berakhir. Keluarga dan masyarakat kini fokus memberikan penghormatan terakhir serta mempersiapkan proses pemakaman Matsuri.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.