SUMENEP – SDN Pajagalan II Kecamatan Kota Sumenep berhasil meraih Juara Umum sekaligus Juara Terbaik 1 dalam Festival Sepeda Hias tingkat Kabupaten Sumenep, Sabtu (22/8/2026).
Festival tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Calendar of Event Sumenep 2026.
SDN Pajagalan II tampil dengan konsep unik bertema “Laut Bebas dari Sampah”. Para siswa tidak sekadar menghias sepeda untuk mengikuti perlombaan, tetapi membawa pesan tentang pentingnya menjaga kebersihan laut serta mengolah barang bekas menjadi karya kreatif.
Sepanjang rute festival, mulai dari depan Rumah Dinas Bupati Sumenep hingga garis finis di sisi timur Alun-Alun Sumenep, sepeda hias milik SDN Pajagalan II tampil menyerupai miniatur kehidupan bawah laut.
Beragam bentuk menghiasi sepeda peserta, mulai dari ikan, terumbu karang, ombak hingga penyu. Menariknya, para siswa dan tim menggunakan berbagai barang bekas sebagai bahan utama, seperti botol plastik, kertas koran, gabus, dan plastik.
Kepala SDN Pajagalan II, Hudi Susila, mengaku bangga melihat kreativitas siswa-siswinya mampu meraih dua penghargaan sekaligus.
“Di balik kemegahan itu ada kerja tim yang luar biasa. Para guru, siswa, wali murid, sampai tim pendukung bahu-membahu selama beberapa minggu merakit karya dari nol,” ujar Hudi.
Hudi menegaskan, kemenangan bukan menjadi tujuan utama keikutsertaan SDN Pajagalan II dalam Festival Sepeda Hias. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk membuktikan bahwa barang bekas dapat berubah menjadi karya seni sekaligus media menyampaikan pesan lingkungan.
“Piala hanyalah bonus. Pelajaran terbesarnya ada di proses, yakni anak-anak belajar kreativitas, peduli lingkungan, dan arti kerja sama,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para wali murid dan seluruh tim yang terlibat dalam proses pembuatan sepeda hias.
“Kami menyampaikan terima kasih untuk wali murid dan seluruh tim sepeda hias SDN Pajagalan II. Kolaborasi luar biasa ini yang mengantarkan kita meraih Juara Umum dan Terbaik 1,” tandasnya.
Menurut Hudi, tema “Laut Bebas dari Sampah” juga menjadi pesan moral SDN Pajagalan II dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ia menyebut semangat kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan perayaan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan.
“Di usia kemerdekaan ke-81, SDN Pajagalan II mengingatkan sebuah pesan moral, bahwa merdeka juga berarti merdeka dari sampah,” ungkapnya.
Konsep yang kuat, kreativitas siswa, serta dukungan guru dan wali murid membuat karya tersebut tampil menonjol. Mereka membuktikan bahwa barang bekas yang sering dianggap tidak bernilai dapat menjadi karya seni yang menarik sekaligus sarana edukasi lingkungan.
“Double winner ini menjadi catatan manis, bahwa ide kecil dari sekolah bisa menggerakkan kesadaran bagi semua,” pungkas Hudi.
















