SUMENEP – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep bersama Universitas Al-Amien (UNIA) Prenduan memperkuat upaya pengembangan Wisata Air Belerang Kaduara di Desa Kaduara Timur, Kecamatan Pragaan, agar menjadi destinasi wellness sekaligus edu-recreational.
Langkah tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Pengembangan Wisata Air Belerang Kaduara Sebagai Destinasi Wellness dan Edu-Recreational yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor BRIDA Kabupaten Sumenep, Selasa (4/8/2026).
FGD menghadirkan Sekretaris BRIDA Kabupaten Sumenep Khaeru Ahmadi, Peneliti Ahli Pertama Mohammad Alfin Wityanto, Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UNIA Prenduan yang terdiri atas Uswatun Hasanah, Rosyidi, dan Cici’ Insiyah, serta perwakilan Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) dan Diskominfo Kabupaten Sumenep.
Baca juga: BRIDA Sumenep Gandeng PENS Kembangkan Pertanian Presisi Berbasis AI untuk Tingkatkan Produktivitas Lahan
Dalam pemaparannya, Uswatun Hasanah menjelaskan bahwa tim PKM memulai penelitian dengan menghimpun data melalui wawancara bersama tokoh masyarakat, pengelola wisata, petugas di lokasi, hingga para pengunjung Wisata Air Belerang Kaduara.
Selain pengumpulan data lapangan, tim juga memanfaatkan hasil penelitian terdahulu, dokumen Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), serta berbagai referensi ilmiah mengenai pemanfaatan air belerang sebagai destinasi wisata berbasis kesehatan.
Berdasarkan kajian tersebut, tim menyusun tiga program utama sebagai rekomendasi pengembangan kawasan wisata.
Baca juga: BRIDA Sumenep Gelar FGD Penguatan Tata Kelola Pariwisata Berbasis Data di Kepulauan
Program pertama berfokus pada penyusunan standar pelayanan wisata wellness melalui penyediaan standar pelayanan yang mengutamakan kesehatan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung, sekaligus pengembangan fasilitas pendukung.
Program kedua menitikberatkan pada edukasi manfaat air belerang. Tim merancang papan informasi, materi digital, dan panduan sederhana mengenai manfaat air belerang bagi kesehatan beserta tata cara pemanfaatannya secara aman sehingga kawasan wisata tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga sarana edukasi.
Sementara itu, program ketiga mengarah pada penguatan pemasaran digital melalui penyusunan identitas merek (branding), pengelolaan media sosial, serta produksi konten promosi yang menarik guna memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya tarik wisata.
Baca juga: Penelitian Ungkap Strategi Pemasaran Wisata Madura Berbasis Kearifan Lokal dan Digital
Uswatun berharap seluruh pemangku kepentingan memberikan masukan agar penelitian lanjutan dapat menghasilkan rekomendasi yang semakin komprehensif dalam mendukung pengembangan Wisata Air Belerang Kaduara.
“Kami berharap seluruh stakeholder memberikan masukan sehingga penelitian berikutnya mampu menghasilkan rekomendasi yang lebih baik untuk pengembangan Wisata Air Belerang Kaduara sebagai destinasi wellness dan edu-recreational,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris BRIDA Kabupaten Sumenep, Khaeru Ahmadi, menilai penelitian yang dilakukan tim PKM UNIA Prenduan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan destinasi wisata tersebut.
Baca juga: Bupati Sumenep Ajak Wisatawan Nikmati Libur Nataru 2025 dengan Menjelajahi Destinasi Edukatif dan Budaya
Menurutnya, peneliti perlu memperkuat metodologi agar hasil kajian benar-benar sejalan dengan arah kebijakan daerah. Ia juga mendorong tim untuk memperluas jumlah narasumber sehingga data yang diperoleh mampu menggambarkan kondisi lapangan secara menyeluruh.
Selain itu, Khaeru meminta tim memperdalam kajian literatur agar hasil penelitian memiliki landasan ilmiah yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana membangun citra destinasi melalui pendekatan storytelling, bukan sekadar media promosi.
“Media sosial dapat membantu calon wisatawan memahami karakter dan keunggulan destinasi. Namun, penyampaian informasi harus tetap berimbang agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” katanya.
















