SUMENEP – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep menggelar Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sebagai upaya memperkuat pembinaan rohani warga binaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid An-Nur Rutan Sumenep, Rabu (21/1/2026).
Seluruh petugas Rutan, anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta warga binaan mengikuti kegiatan keagamaan tersebut dengan khidmat. Rutan Sumenep menjadikan peringatan Isra Mikraj sebagai bagian dari pembinaan kepribadian berbasis nilai keagamaan.
Penceramah agama, K. Suyono, menyampaikan tausiyah yang mengajak seluruh peserta meneladani perjalanan spiritual Rasulullah SAW dalam peristiwa Isra Mikraj. Ia menekankan pentingnya memperkuat keimanan, ketakwaan, serta membangun kedisiplinan dalam menjalankan ibadah salat sebagai pondasi kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, nilai-nilai spiritual dalam peristiwa Isra Mikraj mampu menjadi sarana refleksi diri, khususnya bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.
Selain memperkuat nilai religius, kegiatan tersebut juga mempererat kebersamaan antara petugas, anggota DWP, dan warga binaan dalam suasana yang humanis dan penuh kekeluargaan.
Kepala Rutan Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj merupakan bagian dari program pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan.
“Melalui peringatan Isra Mikraj ini, kami mendorong warga binaan untuk memperkuat iman dan akhlak, serta menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia berharap pembinaan keagamaan tersebut terus memberikan dampak positif dalam membentuk pribadi warga binaan yang lebih baik. Dengan demikian, setelah menyelesaikan masa pidana, mereka siap kembali ke masyarakat dan berperan secara aktif serta positif.














