SUMENEP – Kodim 0827/Sumenep menggelar Festival Keris di Desa Wisata Aengtongtong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Sabtu (4/7/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya. Kegiatan ini menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus promosi potensi wisata berbasis kearifan lokal.
Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, membuka langsung festival tersebut. Ia hadir bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 084 PD V/Brawijaya, Ny. Nilam Kohir, beserta rombongan.
Kegiatan itu juga dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, Ketua Persit KCK Cabang XLVI Kodim 0827/Sumenep, Ny. Nourma Persada, jajaran pengurus Persit, anggota Koramil 0827/06 Saronggi, para empu keris, tokoh budaya, serta masyarakat.
Baca juga: Danrem 084/Bhaskara Jaya Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Hubungkan Dua Desa di Ambunten Sumenep
Desa Wisata Aengtongtong selama ini dikenal sebagai sentra perajin keris di Kabupaten Sumenep. Berbagai empu dari desa tersebut telah menghasilkan keris berkualitas tinggi yang memiliki nilai seni, sejarah, dan filosofi budaya Madura.
Melalui Festival Keris, para empu memamerkan berbagai koleksi keris sekaligus memperkenalkan proses pelestarian warisan budaya kepada masyarakat dan para pengunjung.
Brigjen TNI Kohir mengatakan peringatan HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya sengaja dikemas lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang mampu mengangkat identitas budaya daerah.
Baca juga: Pemkab Sumenep Gelar Haul Akbar dan Jamasan Keris, Bukti Dedikasi Melestarikan Budaya Leluhur
“Kami ingin menghadirkan ruang bagi budaya lokal agar semakin dikenal masyarakat luas. Keris merupakan identitas bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.
Menurutnya, pelestarian budaya memerlukan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, komunitas budaya, serta masyarakat agar warisan leluhur tetap lestari sekaligus memberikan manfaat ekonomi.
“Ketika budaya terus dirawat, kita tidak hanya menjaga sejarah dan jati diri bangsa, tetapi juga membuka peluang pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat,” katanya.
Baca juga: Disbudporapar Sumenep Siapkan Pusat Souvenir Keris, Perkuat Identitas Kota Keris
Sementara itu, Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, menjelaskan bahwa pemilihan Desa Wisata Aengtongtong sebagai lokasi festival merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang selama ini konsisten mempertahankan tradisi pembuatan keris.
“Festival ini menjadi momentum untuk memperkenalkan Aengtongtong sebagai kampung keris yang memiliki nilai sejarah dan kualitas karya yang membanggakan. Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya sekaligus menarik lebih banyak wisatawan berkunjung ke Kabupaten Sumenep,” tuturnya.
Festival Keris menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya. Selain mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, kegiatan tersebut juga mendorong pelestarian budaya, pengembangan destinasi wisata, serta penguatan ekonomi kreatif berbasis warisan budaya lokal.














