SUMENEP – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sumenep, Pusat Madiun, kembali menggelar kegiatan pendadaran bagi calon warga tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan untuk membentuk generasi yang tangguh, berkarakter, serta memahami nilai-nilai luhur organisasi.
Pendadaran berlangsung di tanah Padepokan PSHT Cabang Sumenep yang berlokasi di Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep, Minggu (7/6/2026). Ratusan warga PSHT bersama para peserta calon warga turut hadir dalam agenda yang menjadi salah satu tahapan penting sebelum proses pengesahan.
Dalam tradisi PSHT, pendadaran merupakan tahapan wajib yang harus dilalui oleh setiap calon warga sebelum resmi menjadi warga penuh organisasi. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pembinaan menyeluruh yang mencakup aspek fisik, mental, spiritual, serta pemahaman terhadap ajaran dan nilai-nilai persaudaraan yang menjadi dasar organisasi.
Ketua PSHT Cabang Sumenep, Razak, mengatakan bahwa pendadaran tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengujian kemampuan peserta, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ikatan persaudaraan antaranggota.
“Pendadaran ini merupakan bagian dari proses ujian kemampuan fisik, spiritual, dan mental bagi peserta calon warga,” ujar Razak.
Menurutnya, pembinaan yang diberikan selama kegiatan diharapkan mampu membentuk karakter peserta agar menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu mengamalkan nilai-nilai PSHT dalam kehidupan bermasyarakat.
Razak berharap seluruh calon warga dapat mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu menjadi generasi penerus yang menjaga marwah organisasi sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Hosni, menjelaskan bahwa pendadaran menjadi fondasi penting untuk memastikan kesiapan calon warga sebelum memasuki tahap pengesahan.
Menurut Hosni, proses penggemblengan dilakukan secara menyeluruh, baik dari aspek fisik, mental, maupun spiritual, agar peserta memiliki kematangan yang cukup saat resmi menjadi warga PSHT.
“Sebelum menjadi warga penuh, calon warga terlebih dahulu digembleng dari segi fisik, mental, dan spiritual. Tujuannya agar mereka benar-benar matang dan siap mengamalkan ajaran PSHT,” jelasnya.
Ia juga mengimbau seluruh peserta untuk terus meningkatkan kesiapan diri menjelang pelaksanaan pengesahan yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026.
Melalui kegiatan pendadaran ini, PSHT Cabang Sumenep menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi baru yang tidak hanya memiliki kemampuan bela diri yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kejujuran, keadilan, serta mampu menjaga nama baik organisasi di tengah kehidupan bermasyarakat.













