SUMENEP – Semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama di tengah masyarakat pedesaan. Hal ini terlihat dari aksi warga Dusun Julung, Desa Galis, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep yang secara sukarela mengangkut aspal untuk pembangunan jalan secara swadaya.
Pembangunan jalan ini akan dilakukan tanpa bantuan dana dari pemerintah, murni hasil inisiatif dan swadaya warga yang ingin memperbaiki akses jalan di lingkungan mereka yang selama ini rusak parah dan sulit dilalui saat musim hujan.
Sejak pagi, puluhan warga, mulai dari orang tua hingga pemuda, semangat menurunkan aspal dari perahu ke pick up.
“Kami tidak bisa terus menunggu bantuan dari luar. Ini jalan yang kami lalui setiap hari. Jadi, kami sepakat bergotong royong demi kenyamanan bersama,” ujar H. Hedra, Minggu (6/7/2025).
Menurutnya, jalan yang dibangun memiliki panjang kurang lebih 700 meter. Seluruh biaya pembelian aspal dan kebutuhan lainnya berasal dari iuran masyarakat dan donatur lokal yang peduli terhadap pembangunan desa.
H. Hedra berharap semangat gotong royong semacam ini bisa menjadi contoh bagi dusun-dusun lain di wilayah Sumenep.
“Semangat warga Dusun Julung sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa dengan kebersamaan, semua hal bisa diwujudkan meskipun tanpa anggaran pemerintah,” ungkapnya.
Pembangunan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga, memperlancar akses pendidikan serta mendukung kegiatan ekonomi masyarakat setempat.














