Madura  

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Sapa Bansos di Sampang, Perkuat Bantalan Sosial dan Ekonomi Warga

Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan sosial Sapa Bansos kepada warga Kabupaten Sampang
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan sosial dalam program Sapa Bansos di Kabupaten Sampang, Selasa (3/3/2026). Khofifah Salurkan Sapa Bansos di Sampang, Perkuat Bantalan Sosial dan Ekonomi

SAMPANG – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyalurkan bantuan sosial melalui program Sapa Bansos di Kabupaten Sampang, Selasa (3/3/2026). Program ini memperkuat perlindungan sosial sekaligus mendorong ketahanan ekonomi masyarakat.

Bupati Sampang Slamet Junaidi bersama Wakil Bupati Ahmad Mahfudz menyambut langsung kedatangan Khofifah. Sejumlah anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, DPRD Sampang, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) turut menghadiri kegiatan tersebut.

Khofifah tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memberikan apresiasi kepada pilar kesejahteraan sosial. Para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan relawan sosial menerima penghargaan atas kontribusi mereka dalam mendampingi masyarakat rentan.

Slamet Junaidi menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kesejahteraan warga Sampang.

“Bantuan yang diterima masyarakat, antara lain PKH Plus bagi 2.771 lanjut usia, Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) untuk 178 penerima manfaat, serta Kartu Indonesia Pintar (KIP) Jatim bagi 101 penerima,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov Jatim mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp100 juta dan Bantuan Keuangan Desa (BKD) senilai Rp19 juta. Slamet berharap seluruh bantuan tersebut mampu meningkatkan taraf hidup kelompok rentan secara nyata.

Khofifah menegaskan bahwa program Sapa Bansos mengusung dua misi utama, yakni memperkuat bantalan sosial dan bantalan ekonomi masyarakat. Ia menyebut asistensi bagi lansia dan penyandang disabilitas sebagai bentuk perlindungan sosial, sementara KIP Jatim berperan sebagai instrumen penguatan ekonomi keluarga penerima manfaat.

“Program ini mendorong kemandirian masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan sosial dan ekonomi secara berkelanjutan,” tegas Khofifah.

Melalui sinergi antara Pemprov Jawa Timur dan Pemkab Sampang, pemerintah terus memperluas jangkauan perlindungan sosial guna menekan angka kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.