Khofifah Bermain Ular Tangga dengan Anak Pengungsi Gempa NTT, Siapkan Tambahan 5 Ton Beras

Khofifah bermain ular tangga bersama anak pengungsi gempa NTT
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bermain ular tangga bersama anak-anak di lokasi pengungsian warga terdampak gempa di Benteng Jawa, Manggarai Timur, NTT, Selasa (25/8/2026).

MANGGARAI TIMUR – 8Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi pengungsian warga terdampak gempa bumi di Benteng Jawa, Desa Lamba Keli, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (25/8/2026).

Khofifah menyapa warga dan melihat langsung kondisi tempat pengungsian. Saat melihat sejumlah anak bermain, ia spontan menghampiri mereka dan mengajak bermain ular tangga.
“Ayo siapa yang bisa bermain ular tangga? Ke sini kita bermain bersama,” ujar Khofifah.

Ajakan tersebut langsung mendapat sambutan dari anak-anak. Suasana pengungsian pun berubah lebih ceria. Khofifah ikut bermain sambil berbincang dan menanyakan aktivitas anak-anak selama tinggal di pengungsian.

Di sela permainan, Khofifah juga menanyakan kebutuhan sekolah yang perlu anak-anak siapkan ketika kegiatan belajar mengajar kembali normal. Ia meminta warga menyampaikan kebutuhan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Khofifah secara khusus menyoroti kebutuhan tas dan sepatu sekolah bagi anak-anak terdampak gempa.

“Kalau sudah waktunya masuk sekolah, anak-anak mungkin butuh tas dan sepatu. Tolong dikabarkan kepada saya. Nanti kita kirim tas dan sepatu untuk anak-anak sekolah di sini,” katanya.

Khofifah menilai anak-anak tetap membutuhkan ruang untuk bermain, belajar, dan menjaga cita-cita meski bencana memaksa mereka tinggal sementara di pengungsian. Karena itu, pemerintah perlu memberikan dukungan yang mencakup kebutuhan dasar sekaligus pemulihan rutinitas anak.

Khofifah Temui Warga dan Lansia di Pengungsian
Setelah bermain bersama anak-anak, Khofifah mendatangi tenda yang dihuni lansia dan ibu-ibu. Ia mendengarkan langsung cerita warga mengenai kondisi mereka setelah gempa.

Salah seorang warga menceritakan kerusakan rumah yang membuat keluarganya kehilangan tempat tinggal yang layak. Cerita tersebut membuat Khofifah terharu hingga meneteskan air mata.

Khofifah kemudian memberikan penguatan kepada warga agar tetap tabah menghadapi masa sulit. Ia memastikan pemerintah bersama seluruh unsur penanganan bencana akan terus memberikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kepada para ibu, Khofifah meminta mereka tetap kuat dalam mendampingi anak-anak dan menjaga semangat keluarga.

“Ibu-ibu harus kuat, semangat anak-anaknya. Mudah-mudahan anak-anak sukses, cucu-cucunya juga sukses, membahagiakan keluarga, daerah, bangsa dan negara,” tutur Khofifah.

Ia juga mendoakan warga yang sakit agar segera pulih dan kembali menjalani aktivitas bersama keluarga serta masyarakat.

“Yang sakit mudah-mudahan segera sembuh. Ibu-ibu bisa segera bangkit, sehat, kuat, semangat,” ujarnya.

Pemprov Jatim Tambah 5 Ton Beras
Kunjungan Khofifah juga menghasilkan tindak lanjut terhadap kebutuhan pangan warga. Setelah menerima informasi dari pemerintah setempat mengenai kebutuhan tambahan beras, Pemprov Jatim menyiapkan tambahan 5 ton beras untuk masyarakat terdampak gempa di wilayah tersebut.
“Pak Camat tadi menyampaikan ada kebutuhan tambahan beras. Tanggal 26 nanti ada kapal ke sini, jadi Jatim Insya Allah akan menambah beras lima ton lagi,” kata Khofifah.

Sebelumnya, Pemprov Jatim telah menyalurkan bantuan kemanusiaan dan dukungan CSR sebanyak 52,9 ton dengan nilai Rp2.285.687.700 kepada masyarakat terdampak gempa di Manggarai Timur.
Bantuan tersebut meliputi beras dan kebutuhan pangan, obat-obatan, perlengkapan mandi dan higiene, perlengkapan bayi dan anak, kebutuhan perempuan, tenda, terpal, serta kompor.

Pemprov Jatim menyesuaikan jenis bantuan dengan kebutuhan warga selama masa tanggap darurat.

Jatim Kirim Dokter dan Tenaga Psikososial
Selain bantuan logistik, Pemprov Jatim juga memperkuat pelayanan kesehatan dan pemulihan psikologis bagi warga terdampak gempa.

Pemprov Jatim mengirim tujuh dokter dari RSUD Dr Soetomo untuk bergabung dalam pelayanan kesehatan di RSUD Ruteng sejak 17 Agustus 2026. Pemprov Jatim kemudian memperkuat dukungan tersebut dengan tambahan dokter dan perawat dari RSUD Dr Soetomo pada 22 Agustus 2026.

Pemprov Jatim juga menyiapkan empat tenaga untuk memberikan layanan dukungan psikososial (LDP), terutama bagi anak-anak.

Menurut Khofifah, proses pemulihan warga membutuhkan waktu. Karena itu, bantuan pangan, pelayanan kesehatan, pendampingan psikososial, dukungan pendidikan, dan penguatan ekonomi keluarga perlu berjalan secara bersamaan.

“Kita semua bersaudara, kalian tidak sendiri,” ujar Khofifah saat menyampaikan pesan kepada warga sebelum meninggalkan pengungsian.
Bupati Manggarai Timur Apresiasi Perhatian Khofifah

Bupati Manggarai Timur Agas Andreas mengapresiasi perhatian Khofifah dan Pemprov Jatim terhadap masyarakat terdampak gempa, khususnya warga Benteng Jawa.

Agas menilai kehadiran Khofifah secara langsung memberikan makna penting bagi warga. Masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga dapat menyampaikan kondisi dan kebutuhan mereka secara langsung.

“Terima kasih kepada Ibu Gubernur, perhatian yang Ibu berikan ini sangat berarti bagi kami, khususnya masyarakat Benteng Jawa yang sedang menghadapi musibah,” kata Agas.

Menurut Agas, kunjungan Khofifah juga memberikan kekuatan dan semangat bagi masyarakat untuk menghadapi masa pemulihan setelah bencana.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *