SUMENEP – Warga Dusun Barat Laok, Desa Galis, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, kembali bergotong royong memperbaiki jalan yang rusak dan berlubang. Masyarakat melakukan perbaikan secara swadaya karena kondisi jalan dinilai membahayakan pengguna kendaraan.
Warga menambal sejumlah lubang menggunakan campuran semen dan pasir. Mereka mengerjakan perbaikan secara bersama-sama sebagai bentuk kepedulian terhadap akses jalan yang setiap hari digunakan masyarakat.
Kepala Dusun Barat Laok yang diwakili H. Alibuddin mengatakan warga mengambil inisiatif memperbaiki jalan karena kondisi sejumlah titik cukup mengkhawatirkan.
“Jalan ini rawan kecelakaan, selain jalannya cukup curam atau tanjakan, juga banyak lubang,” kata H. Alibuddin kepada Falihmedia.com, Jumat (11/9/2026).
Alibuddin menjelaskan, masyarakat Barat Laok sudah beberapa kali melakukan perbaikan secara mandiri. Warga kembali turun tangan setiap kali kerusakan jalan semakin mengganggu aktivitas maupun keselamatan pengguna jalan.
“Inisiasi perbaikan ini merupakan inisiasi masyarakat Barat Laok. Bukan hanya satu atau dua kali, tetapi sudah berkali-kali dilakukan,” ujarnya.
Menurut dia, masyarakat memilih langkah swadaya karena pemerintah belum mengalokasikan anggaran untuk melakukan perbaikan jalan secara menyeluruh.
Kondisi tersebut membuat warga berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap infrastruktur di wilayah Desa Galis. Masyarakat menilai jalan memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Gotong royong warga tidak hanya berlangsung di Dusun Barat Laok. Masyarakat juga memperbaiki jalan paving yang rusak di Dusun Bundan Laok.
Warga memperbaiki bagian paving yang mengalami kerusakan dengan merekatkannya kembali menggunakan adukan semen dan pasir. Mereka melakukan langkah tersebut agar fasilitas umum tetap dapat digunakan dengan baik.
Perbaikan secara swadaya menjadi bentuk kepedulian masyarakat dalam menjaga fasilitas umum di lingkungan mereka. Namun, warga tetap berharap pemerintah melakukan penanganan secara permanen terhadap kerusakan infrastruktur jalan di Desa Galis.
Masyarakat berharap perbaikan menyeluruh dapat segera dilakukan sehingga akses transportasi menjadi lebih aman dan nyaman bagi warga maupun pengguna jalan lainnya.
















