Wali Kota Serang Ajak Warga Doakan Lima Jurnalis dan Tiga Orang Hilang di Selat Sunda

Wali Kota Serang Budi Rustandi doakan lima jurnalis hilang di Selat Sunda
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengajak masyarakat mendoakan lima jurnalis dan tiga orang lainnya yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

SERANG – Wali Kota Serang Budi Rustandi mengajak masyarakat Kota Serang mendoakan lima jurnalis dan tiga orang lainnya yang hingga Minggu (13/9/2026) masih dalam pencarian setelah speedboat yang mereka tumpangi hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Budi menyampaikan keprihatinan sekaligus empati kepada keluarga delapan orang tersebut. Dia berharap tim SAR gabungan segera menemukan mereka dalam kondisi selamat sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga.
“Pemerintah dan masyarakat Kota Serang mari kita sama-sama berdoa. Semoga korban bisa ditemukan dalam keadaan sehat dan bisa berkumpul lagi dengan keluarga,” kata Budi di Serang, Minggu (13/9/2026).
Menurut Budi, musibah tersebut turut menjadi perhatian masyarakat karena para jurnalis tengah menjalankan tugas peliputan di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.
Budi Sebut Musibah sebagai Duka Bersama
Budi menilai hilangnya rombongan tersebut tidak hanya membawa kesedihan bagi keluarga. Peristiwa itu juga menjadi duka bagi masyarakat yang menaruh perhatian terhadap keselamatan para korban.
“Saya sebagai kepala daerah tidak menginginkan hal ini terjadi. Bencana itu semua dari kehendak Yang Mahakuasa. Tentunya kita sebagai manusia hanya bisa berdoa dan menghadapi ujian ini dengan sabar dan tabah,” ujarnya.
Dia juga meminta masyarakat terus memberikan dukungan moral kepada keluarga korban selama tim SAR menjalankan operasi pencarian.
Basarnas Perluas Area Pencarian
Tim SAR gabungan terus memperluas pencarian di perairan Selat Sunda. Memasuki hari keempat operasi, Basarnas Banten menyisir area hingga sekitar 3.243,7 nautical mile persegi.
Petugas mengerahkan kapal penyelamat dan sejumlah armada lain untuk menyisir wilayah yang diduga menjadi lokasi terakhir rombongan tersebut. Tim juga memanfaatkan pesawat nirawak yang membawa teknologi pencitraan termal untuk membantu pemantauan dari udara.
Tim SAR harus menghadapi sejumlah tantangan selama pencarian, termasuk kondisi laut, perubahan cuaca, serta potensi gangguan abu vulkanik dari kawasan Krakatau.
Lima Jurnalis Masih Dicari
Lima jurnalis yang masih hilang kontak terdiri atas M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang berstatus jurnalis lepas.
Kelima jurnalis tersebut sebelumnya menaiki speedboat untuk melakukan perjalanan menuju kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau dalam rangka menjalankan tugas peliputan.
Tiga orang lain yang ikut dalam rombongan merupakan warga sipil. Mereka yakni Warta sebagai kapten kapal, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu wisata.
Doa Masyarakat Mengiringi Operasi SAR
Di tengah luasnya wilayah pencarian dan tantangan kondisi perairan Selat Sunda, Budi mengajak masyarakat terus mendoakan keselamatan delapan orang yang masih dicari.
Dia berharap seluruh personel SAR mendapat kemudahan dalam menjalankan tugas dan segera menemukan keberadaan rombongan tersebut.
“Semoga korban bisa ditemukan dalam keadaan sehat dan bisa berkumpul lagi dengan keluarga,” tutur Budi.
Operasi pencarian pun terus berlangsung. Keluarga dan masyarakat masih menanti kabar baik mengenai keberadaan lima jurnalis dan tiga orang lainnya yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *