FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Dalam rangka mempercepat realisasi Pesantren Ramah Anak, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lanjutan bersama RMI NU dan HIMPSI Sumenep, Kamis (12/6/2025), bertempat di ruang Virtual Meeting Kemenag Sumenep.
Rakor ini merupakan lanjutan dari peluncuran program Layanan PSP (Pesantren Sharing dan Peduli) yang bertujuan membentuk lingkungan pesantren yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang para santri baik secara fisik, mental, maupun sosial.
Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pesantren harus menjadi tempat belajar sekaligus ruang tumbuh yang sehat dan ramah anak.
“PSP merupakan bentuk kepedulian bersama untuk memastikan santri tumbuh dalam suasana yang mendukung kesejahteraan mereka,” ungkapnya.
Ia menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor antara lembaga pemerintah, organisasi keagamaan, dan tenaga profesional untuk mempercepat terwujudnya sistem pendidikan pesantren yang ramah dan inklusif di Kabupaten Sumenep.
Pihak RMI NU dan HIMPSI Sumenep juga menyatakan komitmennya untuk mendukung dari sisi pendampingan psikologis dan penyediaan layanan konseling kepada santri.
Dengan langkah ini, Kemenag Sumenep menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ekosistem pendidikan keagamaan yang aman dan berpihak pada hak-hak anak.














