BANDA ACEH – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh memperkuat pembinaan aparatur sipil negara (ASN) melalui implementasi manajemen talenta. Kegiatan tersebut berlangsung secara luring di aula Kanwil Kemenag Aceh dan daring melalui Zoom, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan pembinaan diikuti Plt Kabag TU, para kepala bidang, Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota, Pembimas, Kasubbag TU, ketua tim, kepala seksi, penyelenggara zakat dan wakaf, serta analis sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Kemenag Aceh.
Kepala Biro SDM Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Dr H Muhammad Zain MAg, membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa implementasi manajemen talenta menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Muhammad Zain meminta seluruh jajaran Kemenag memperbarui data kepegawaian secara berkala, termasuk melalui Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN).
“Data di aplikasi ASN, harap selalu diisi dan diperbarui. Datamu menentukan karirmu,” ujar Muhammad Zain dari Sulawesi Barat.
Ia menyampaikan arahan tersebut di tengah suasana duka setelah ayahandanya, Djapareng bin Side, meninggal dunia. Semula, Karo SDM Kemenag RI dijadwalkan hadir langsung ke Aceh, tetapi agenda tersebut tertunda karena musibah keluarga.
Kemenag Aceh Dorong ASN Lengkapi Profil dan Portofolio
Kakanwil Kemenag Aceh Drs H Azhari MSi dalam laporannya menekankan pentingnya pemutakhiran data ASN. Ia meminta setiap pegawai melengkapi data sekaligus mengunggah portofolio yang diperlukan untuk mendukung proses pemetaan kompetensi dan pengembangan karier.
Azhari menjelaskan bahwa salah satu bagian penting dalam proses tersebut berkaitan dengan Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN). Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggunakan metode tersebut untuk memetakan potensi dan kompetensi ASN secara digital.
Menurut Azhari, ProASN dapat membantu menilai sejumlah kemampuan pegawai, mulai dari kapasitas psikologis dan kognitif dasar hingga kemampuan memimpin, berkolaborasi, serta beradaptasi dalam lingkungan sosial.
“ProASN juga menguji pemahaman teknologi dan keterampilan digital pegawai,” kata Azhari.
Hasil pemetaan tersebut dapat mendukung pengembangan karier individu sekaligus membangun sistem manajemen talenta nasional berbasis kompetensi. Data itu juga membantu instansi dan pimpinan menyiapkan kader serta mengisi jabatan yang kosong sesuai kebutuhan organisasi.
Kemenag Aceh Siapkan Uji Kompetensi Bersama BKN
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Kemenag Aceh turut menyampaikan sejumlah agenda kelembagaan yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Salah satunya uji kompetensi bagi jajaran Kemenag se-Aceh yang akan berlangsung bersama BKN pada bulan ini.
Azhari berharap para peserta yang masuk dalam kuota dapat mengikuti agenda tersebut, termasuk Kepala Kemenag kabupaten/kota, kepala bidang, Kasubbag, dan kepala seksi.
Kemenag Aceh sebelumnya telah melaksanakan uji kompetensi serupa. Namun, pelaksanaannya belum mencapai hasil maksimal karena adanya kendala akibat musibah.
Selain agenda kepegawaian, Kemenag Aceh juga membahas rencana penggalangan dana untuk membantu korban musibah di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sejumlah pejabat turut menyampaikan laporan dan agenda masing-masing. Mereka antara lain Plt Kabag TU/Kabid PAI, Plt Kabid Urais, Kabid Penaiszawa, Kabid Penmad, dan Kabid PD Pontren.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan sesi berbagi informasi dan diskusi bersama para Kasubbag TU serta kepala seksi.
Plt Kabag TU Kanwil Kemenag Aceh Dr Hj Aida Rina Elisiva BAcc MM juga memaparkan perkembangan pengunggahan data dalam PMZI. Ia menyampaikan laporan terkait sejumlah satuan kerja beserta capaian poin secara rinci.
Di akhir kegiatan, jajaran Kanwil Kemenag Aceh kembali menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Djapareng bin Side, ayahanda Kepala Biro SDM Kemenag RI Muhammad Zain.
















