Kapolda Jatim Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Lancar, Tol Fungsional Situbondo Bantu Kelancaran

Kapolda Jatim Nanang Avianto pantau arus balik Lebaran 2026 di Situbondo melalui udara
Kapolda Jawa Timur meninjau arus balik Lebaran 2026 melalui udara di wilayah Situbondo.

SITUBONDO – Kapolda Jawa Timur, Nanang Avianto, memastikan arus mudik dan balik Lebaran 2026/1447 Hijriah di wilayah Jawa Timur berjalan lancar dan aman berdasarkan hasil pantauan udara.

Kapolda meninjau langsung pergerakan kendaraan dari Tol Ngawi yang berbatasan dengan Jawa Tengah. Ia menyebut arus balik di jalur tersebut terpantau lancar tanpa hambatan berarti.

“Kami bergerak ke Tol Ngawi untuk melihat arus balik, dan hasilnya lancar,” ujarnya saat berada di kawasan Utama Raya, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jumat (27/3/2026).

Setelah memantau Tol Ngawi, Kapolda melanjutkan pengecekan jalur nasional dan tol di wilayah Situbondo melalui udara. Ia memastikan seluruh jalur utama dalam kondisi aman dan terkendali.

Menurutnya, keberadaan tol fungsional di Situbondo berperan penting dalam mengurai kepadatan kendaraan selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

“Tol fungsional ini sangat membantu kelancaran arus kendaraan,” tegasnya.

Selain jalur transportasi, Kapolda juga meninjau Destinasi Wisata Pantai Utama Raya di Banyuglugur. Ia melihat langsung antusiasme masyarakat yang menikmati libur Lebaran dengan aman dan nyaman.

“Alhamdulillah, masyarakat menikmati wisata dengan aman karena semua pihak menjaga situasi tetap kondusif,” jelasnya.

Kapolda juga mengimbau para pengendara agar tetap mematuhi aturan lalu lintas serta memanfaatkan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang telah disediakan di sepanjang jalur nasional maupun tol.

Ia menekankan pentingnya beristirahat di pos-pos tersebut agar perjalanan tetap aman dan nyaman hingga sampai tujuan.

Berdasarkan data yang dihimpun, arus balik Lebaran 2026 di Jawa Timur masih menyisakan sekitar 30 persen. Kapolda meminta masyarakat mengatur waktu perjalanan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

“Masih ada sekitar 30 persen arus balik. Kami imbau masyarakat tidak bepergian secara bersamaan, karena masih ada waktu hingga Sabtu dan Minggu,” pungkasnya.

Petugas gabungan akan terus bersiaga memberikan pelayanan hingga berakhirnya Operasi Ketupat Semeru 2026.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *