FALIHMEDIA.COM | BANDUNG – Kepala Kantor SAR Bandung melaporkan bahwa hingga hari ketiga pencarian korban longsor di area tambang Gunung Kuda, tim gabungan telah menemukan 17 jenazah. Diperkirakan masih ada sekitar delapan orang yang tertimbun material longsor.
“Informasi awal kami peroleh dari para saksi di lokasi kejadian,” ungkap Kepala SAR Bandung pada Minggu (1/6/2025).
Ia menyebutkan bahwa operasi pencarian awalnya difokuskan pada dua titik, yaitu area A dan B. Namun, sejak hari ketiga, seluruh sumber daya difokuskan ke area B, tempat diduga kuat para korban masih berada.
Penggunaan alat berat dalam operasi ini tetap dibatasi secara ketat untuk mencegah longsoran susulan yang dapat membahayakan keselamatan tim di lapangan.
“Penggunaan alat berat hari ini tidak ditambah, karena kami menghindari risiko longsor tambahan,” tegasnya.
Sebanyak 700 personel dari Basarnas, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya diterjunkan untuk mendukung proses pencarian yang berlangsung sejak dua hari lalu.
Kepala SAR Bandung menegaskan bahwa keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama, mengingat kondisi tanah yang masih labil dan rentan longsor.
“Koordinasi lintas tim dilakukan secara intensif demi menjamin kelancaran dan keamanan pencarian,” katanya.
Operasi pencarian ini menyusul insiden longsor yang terjadi di kawasan pertambangan galian C di Gunung Kuda, yang menyebabkan puluhan pekerja terjebak di dalam timbunan material.
Kepala SAR Bandung juga mengimbau masyarakat dan keluarga korban untuk tetap tenang dan bersabar.
“Kami terus berupaya maksimal agar semua korban dapat segera ditemukan. Mohon doanya,” tutupnya.














