BEKASI – Warga Bekasi Timur, Kota Bekasi, dikejutkan dengan penemuan benda yang diduga granat nanas pada Sabtu (30/5/2026) sore. Temuan tersebut segera memicu respons cepat aparat kepolisian yang langsung mengerahkan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Gegana Polda Metro Jaya ke lokasi.
Informasi mengenai penemuan benda mencurigakan itu sempat viral di media sosial setelah sejumlah akun lokal membagikan video proses penanganan di lokasi kejadian.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, personel Tim Jihandak Gegana Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap benda yang diduga granat nanas tersebut. Petugas kemudian mengevakuasi benda itu menggunakan kendaraan operasional khusus untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di markas Gegana Polda Metro Jaya.
Polisi Bergerak Cepat Setelah Menerima Laporan
Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, Suparyono, menjelaskan bahwa kepolisian langsung menindaklanjuti laporan warga begitu menerima informasi terkait temuan benda mencurigakan tersebut.
Menurut Suparyono, jajaran kepolisian setempat segera berkoordinasi dengan Tim Jihandak Polda Metro Jaya agar proses identifikasi dan pengamanan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Temuan itu diketahui sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah menerima informasi, Kapolsek langsung berkoordinasi dengan Tim Jihandak Polda Metro Jaya untuk melakukan penanganan sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Suparyono, Minggu (31/5/2026).
Proses Pemeriksaan Berlangsung Hingga Malam Hari
Petugas melakukan serangkaian pemeriksaan di lokasi hingga sekitar pukul 19.00 WIB. Setelah menyelesaikan proses identifikasi awal, tim kemudian membawa benda tersebut ke Markas Gegana Polda Metro Jaya untuk menjalani analisis lebih mendalam.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium guna memastikan jenis dan kondisi benda yang ditemukan warga tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang berpotensi membahayakan keselamatan. Warga diminta segera melaporkan temuan serupa kepada aparat keamanan agar petugas dapat melakukan penanganan secara profesional dan aman.











