PAMEKASAN – Longsor yang terjadi sejak Sabtu, 28 Maret 2026, merusak jalan desa di Dusun Erpes Barat, Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Peristiwa ini memutus akses utama warga antara Dusun Erpes Barat dan Dusun Erpes Timur.
Material longsor menyeret separuh badan jalan hingga ambles ke tebing sedalam sekitar 10 meter. Retakan sepanjang kurang lebih 20 meter juga terlihat di sekitar lokasi dan meningkatkan risiko longsor susulan. Saat ini, warga hanya bisa melintas dengan berjalan kaki karena kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melewati jalur tersebut.
Salah satu warga setempat, Abd Rohman, menjelaskan bahwa hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi menjadi pemicu utama longsor. Ia menyebut longsoran terus meluas seiring intensitas hujan yang tinggi.
“Sejak pagi hujan cukup lama dan deras, kemudian tanah mulai bergerak hingga akhirnya longsor,” ujarnya pada Minggu (29/3/2026).
Ia menambahkan, kondisi tanah di sekitar lokasi memang tidak cukup kuat menopang beban jalan yang berada di tepi tebing. Retakan yang sebelumnya muncul membuat warga sudah merasa khawatir, mengingat jalan tersebut menjadi satu-satunya akses penghubung antar dusun.
Menurut Abd Rohman, kawasan tersebut memang kerap mengalami longsor, namun kejadian kali ini menjadi yang paling parah karena menyebabkan jalan terputus total.
“Sekarang mobil tidak bisa lewat. Sepeda motor pun sudah jarang, meski masih ada warga yang nekat melintas,” katanya.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan, mengingat terdapat sejumlah rumah di sekitar area atas dan bawah longsoran yang terancam.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pamekasan, Achmad Zainullah, menyatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan asesmen di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan bahwa cuaca ekstrem di wilayah utara Pamekasan memicu pergerakan tanah yang berujung longsor. BPBD kini tengah menyusun langkah penanganan untuk meminimalkan dampak lebih lanjut.
“Kami mengimbau warga tetap waspada, terutama saat hujan turun, karena potensi longsor susulan masih sangat tinggi. Untuk sementara, hindari melintas menggunakan kendaraan di lokasi tersebut,” tegasnya.














