Basarnas Banten Evakuasi Warga yang Terjatuh ke Sumur di Serang, Tim SAR Gunakan Teknik HART Meta

Basarnas Banten mengevakuasi warga yang jatuh ke sumur di Desa Sentul, Kabupaten Serang, menggunakan teknik penyelamatan HART.
Tim SAR gabungan Basarnas Banten dan Damkar Kabupaten Serang melakukan upaya evakuasi warga yang terjatuh ke dalam sumur di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan.

SERANG – Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten bergerak cepat menangani insiden seorang warga yang terjatuh ke dalam sumur di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Sabtu (30/5/2026).

Korban diketahui bernama Nasukin. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung mengundang perhatian warga setempat karena membahayakan keselamatan jiwa.

Basarnas Banten menerima laporan resmi dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Serang sekitar pukul 17.05 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas segera menyiapkan personel dan perlengkapan penyelamatan.

Pada pukul 17.26 WIB, Basarnas Banten mengerahkan satu tim rescue yang terdiri dari lima personel menuju lokasi kejadian untuk memperkuat proses evakuasi.

Baca juga: Pemuda Tanpa Identitas Tewas di Jembatan Laris Sampang, Polisi Selidiki Misteri Hilangnya Rekan Korban

Komandan Tim Rescue Basarnas Banten, Vicky Meidy Priana, mengatakan tim SAR gabungan langsung melakukan penilaian kondisi lapangan setibanya di lokasi guna menentukan metode penyelamatan yang paling aman bagi korban.

“Kami menerima laporan dari rekan Damkar dan langsung menuju lokasi di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan. Saat ini tim SAR gabungan melakukan asesmen untuk mempersiapkan proses pengangkatan korban dari dalam sumur,” ujar Vicky, Sabtu malam.

Menurutnya, proses penyelamatan membutuhkan kehati-hatian tinggi karena kondisi sumur yang sempit serta memiliki tingkat risiko cukup besar bagi korban maupun petugas.

Untuk mendukung operasi tersebut, Basarnas Banten membawa peralatan High Angle Rescue Technique (HART) atau teknik penyelamatan di medan vertikal. Tim juga menyiapkan perlengkapan medis guna mengantisipasi kondisi darurat setelah korban berhasil diangkat.

Baca juga: Samsat Sumenep dan Satlantas Gelar Operasi Gabungan, Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan

“Kami membawa peralatan HART dan perlengkapan medis lengkap. Kami berharap proses evakuasi berjalan lancar sehingga korban dapat segera dievakuasi dengan selamat,” kata Vicky.

Hingga Sabtu malam, tim SAR gabungan yang terdiri dari lima personel Basarnas Banten dan lima personel Damkar Kabupaten Serang masih melakukan upaya penyelamatan di lokasi kejadian.

Sementara itu, petugas masih mengumpulkan data terkait usia serta identitas lengkap korban. Proses pendataan berlangsung bersamaan dengan operasi evakuasi yang terus dilakukan oleh tim gabungan.

Peristiwa warga jatuh ke sumur di Kabupaten Serang ini menjadi perhatian serius petugas penyelamat yang berupaya memaksimalkan seluruh sumber daya agar proses evakuasi dapat berlangsung cepat, aman, dan efektif.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *