FALIHMEDIA.COM – Google merilis pembaruan darurat untuk browser Google Chrome guna menutup dua celah keamanan zero-day yang dinilai berisiko tinggi.
Kedua kerentanan tersebut masing-masing memiliki kode CVE-2026-3909 dan CVE-2026-3910, serta masuk kategori risiko tinggi berdasarkan sistem penilaian CVSS. Google merilis patch hanya dalam waktu 48 jam setelah pembaruan keamanan sebelumnya, menandakan tingkat urgensi yang tinggi.
Kerentanan CVE-2026-3909 ditemukan pada pustaka grafis Skia. Celah ini memungkinkan peretas menjalankan kode berbahaya dari jarak jauh saat pengguna mengakses situs berbahaya.
Sementara itu, CVE-2026-3910 ditemukan pada V8 JavaScript Engine, komponen inti Chrome yang kerap menjadi target serangan siber.
Para pakar keamanan mengingatkan bahwa peretas dapat memanfaatkan kedua celah tersebut untuk mengambil alih peramban hingga mencuri data pengguna.
Sebagai langkah mitigasi, Google meminta pengguna segera memperbarui Chrome ke versi terbaru, yakni 146.0.7680.75/76 untuk sistem operasi Windows dan Mac.
Selain melakukan pembaruan, pengguna juga perlu memulai ulang browser agar sistem keamanan terbaru dapat bekerja secara optimal.
Pembaruan cepat ini menunjukkan komitmen Google dalam menjaga keamanan pengguna dari ancaman siber yang terus berkembang.














