FALIHMEDIA.COM | JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto berencana memberikan penugasan khusus kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk fokus menangani permasalahan di Papua. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, dalam acara peluncuran Laporan Tahunan Komnas HAM 2024 pada Selasa, (8/7/2025).
Yusril menyebut bahwa sebagai bagian dari penugasan tersebut, Gibran akan memiliki kantor khusus di Papua. Akan ada kantor Wakil Presiden di Papua untuk mendukung tugasnya dalam menangani berbagai persoalan di wilayah tersebut,” ujarnya.
Penugasan langsung dari Presiden kepada Wakil Presiden terkait Papua merupakan langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya. “Ini adalah kali pertama seorang Wakil Presiden mendapatkan tugas langsung dari Presiden untuk fokus pada isu Papua,” tambah Yusril.
Meski begitu, sebelumnya Wapres ke-13 RI KH Ma’ruf Amin juga sempat diberi mandat oleh Presiden Joko Widodo melalui Keppres Nomor 20 Tahun 2020 untuk memimpin Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat. Ma’ruf juga menjabat sebagai Ketua Badan Pengarah Papua (BP3OKP) dan tercatat telah enam kali berkantor di Papua selama masa tugasnya.
Sementara itu, sebelum penugasan resmi ini, Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Kedaulatan NKRI, Lenis Kogoya, pernah mengajak Gibran mengunjungi Papua. Dalam pernyataannya pada 8 Mei 2025, Lenis mendorong Gibran agar mengikuti jejak Presiden Jokowi yang dikenal aktif turun langsung ke Papua.
“Gibran harus seperti Pak Jokowi. Turun ke lapangan, masuk ke rumah-rumah, naik gunung jika perlu. Apalagi Gibran masih muda dan kuat,” ujar Lenis di Kementerian Pertahanan, Jakarta.
Lenis juga menyoroti bahwa Gibran, sejak dilantik sebagai Wakil Presiden, belum pernah menginjakkan kaki di Papua. Ia berharap, ke depan Gibran bisa segera datang dan mulai bekerja langsung dari lapangan untuk memahami situasi masyarakat Papua secara lebih dekat.














