SUMENEP – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, menyampaikan apresiasinya atas kiprah Radio Republik Indonesia (RRI) yang genap berusia 80 tahun. Menurutnya, RRI bukan sekadar lembaga penyiaran, tetapi juga telah menjadi bagian penting dalam menyatukan bangsa melalui informasi yang disiarkan ke seluruh pelosok negeri.
“Sebagai media publik milik bangsa, RRI tetap hadir dengan integritas, setia melayani masyarakat tanpa batas ruang dan waktu,” ujar Indra saat menghadiri Ngulik Roadshow bertema “Peran Radio dalam Memperkuat Identitas Bangsa”, yang digelar LPP RRI Sumenep secara live di Aula Diskominfo, Kamis (4/9/2025).
Ia menegaskan, RRI memiliki peran strategis dalam menyebarkan informasi dari kota hingga ke desa, tanpa membedakan kelas sosial. Dari era analog hingga era digital seperti saat ini, RRI tetap eksis sebagai media penyiaran dan kini juga berkembang melalui platform digital.
“Kami sangat mengapresiasi eksistensi RRI Sumenep yang konsisten menyampaikan informasi masyarakat. Peran ini sangat penting, apalagi di tengah perkembangan digitalisasi penyiaran,” tambahnya.
Indra juga menyebutkan bahwa Diskominfo Sumenep telah menjalin kerja sama dengan LPP RRI Sumenep dalam penyebaran berita secara online. Kehadiran RRI, lanjutnya, bukan hanya sekadar media informasi, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi semua kalangan, termasuk generasi muda.
“RRI telah banyak memberikan kontribusi dengan menyampaikan informasi terkait kebijakan pemerintah daerah maupun aspirasi masyarakat. Kami berharap, RRI terus meningkatkan kualitas penyiaran agar bisa lebih dekat dengan masyarakat desa maupun perkotaan,” tuturnya.
Acara Ngulik Roadshow berlangsung selama satu jam dengan suasana interaktif. Program ini dipandu oleh penyiar RRI, Ani Purnama, serta menghadirkan narasumber wartawan senior Muhammad Rifai, budayawan Sumenep Ibnu Hajar, dan Kepala LPP RRI Sumenep, Istikomah.














