Kebakaran Gunung Lawu Sisakan Satu Titik Api, Petugas Diminta Tetap Siaga

Avatar of Ariel Fauzi
Penanganan kebakaran Gunung Lawu di Karanganyar, Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau penanganan kebakaran Gunung Lawu bersama petugas dan relawan. (ANTARA/HO-Pemprov Jateng)

KARANGANYAR – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, masih menyisakan satu titik api di atas Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta petugas dan relawan tetap bersiaga untuk mencegah munculnya titik api baru.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, koordinasi telah dilakukan bersama bupati dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pemerintah juga menyiapkan kemungkinan pengerahan helikopter BNPB dari Lanud Adi Soemarmo untuk melakukan satu sorti pemadaman tambahan sesuai kondisi lapangan.

Kerjasama Media

Ahmad meminta tim yang bertugas tetap berada di pos masing-masing sambil melakukan evaluasi dan penyisiran menyeluruh. Upaya tersebut diperlukan meskipun sebagian besar area kebakaran telah berhasil dipadamkan.

Menurut laporan BPBD Kabupaten Karanganyar, titik api baru terpantau pada Senin pagi, 26 Oktober 2026, setelah kebakaran sebelumnya dinyatakan padam. Penanganan kebakaran di kawasan tersebut telah melibatkan BPBD, TNI, Polri, BNPB, dan relawan.

Pemadaman melalui metode water bombing telah dilakukan sebanyak 34 kali. Dengan kapasitas sekitar 2.000 liter air setiap siraman, total air yang telah dijatuhkan mencapai 68.000 liter.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Pemerintah juga mendorong pencegahan melalui imbauan agar masyarakat tidak membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *