Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Bangkalan Kerahkan 320 Personel Amankan Jalur Mudik Madura

Apel Operasi Ketupat Semeru 2026 Polres Bangkalan dengan 320 personel pengamanan jalur mudik Madura
Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Polres Bangkalan yang melibatkan 320 personel gabungan untuk pengamanan arus mudik.

BANGKALAN – Sebanyak 320 personel gabungan mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di halaman Polres Bangkalan, Kamis (12/3/2026) sore.

Personel kepolisian bersama unsur lintas instansi dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan akan menjaga sejumlah titik rawan kemacetan dan potensi tindak kriminalitas selama arus mudik Idulfitri.

Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo menegaskan bahwa wilayah Bangkalan memiliki peran penting sebagai pintu masuk bagi pemudik yang menuju wilayah Pulau Madura.

Menurutnya, arus kendaraan dari arah Surabaya menuju Madura akan melewati Bangkalan sebelum melanjutkan perjalanan ke tiga kabupaten lain, yakni Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

“Bangkalan menjadi wilayah strategis karena menjadi pintu gerbang menuju Madura. Kondisi ini tentu menghadirkan tantangan tersendiri bagi kami dalam mengelola arus lalu lintas selama mudik,” ujar Wibowo.

Baca juga: Polres Sumenep Tunda Konferensi Pers Temuan 27,83 Kg Diduga Kokain di Giligenting

Ia menjelaskan, aktivitas masyarakat seperti pasar tumpah berpotensi memicu kepadatan kendaraan. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian di antaranya kawasan Tanah Merah, Patemon, dan Pasar Blega.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Bangkalan mengerahkan seluruh jajaran kepolisian mulai dari tingkat polres hingga polsek selama pelaksanaan operasi yang berlangsung pada 13–25 Maret 2026.

Dari total 320 personel yang diterjunkan, sebanyak 115 personel berasal dari Polres Bangkalan, sementara sisanya berasal dari berbagai instansi pemerintah daerah.

Dalam mendukung kelancaran arus mudik, Polres Bangkalan juga menyiapkan lima pos pengamanan dan satu pos pelayanan bagi para pemudik.

Baca juga: Polres Sumenep Jalani Audit Kinerja Tahap I 2026, Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas

Lima pos pengamanan tersebut tersebar di sejumlah titik strategis, yakni Kota Bangkalan, Kecamatan Tanjung Bumi, Kecamatan Blega, Kecamatan Tanah Merah, serta kawasan Pelabuhan Kamal.

Sementara itu, pos pelayanan akan berdiri di akses Jembatan Suramadu yang menjadi jalur utama penghubung Surabaya dan Madura.

Pos-pos tersebut dapat dimanfaatkan pemudik sebagai tempat beristirahat sekaligus memperoleh informasi terkait kondisi lalu lintas di jalur yang akan dilalui.

Selain mendirikan pos pengamanan, Polres Bangkalan juga menyiagakan tim pengurai kemacetan yang bergerak secara mobile di sejumlah titik rawan kepadatan.

Tim tersebut bertugas mengatur lalu lintas, membantu pemudik saat terjadi antrean panjang kendaraan, serta mencegah tindakan saling serobot yang dapat memperparah kemacetan.

Melalui langkah tersebut, kepolisian berharap masyarakat dapat merasakan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan nyaman.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *