SAMPANG – Semangat gotong royong ditunjukkan warga Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura. Mereka secara swadaya memperbaiki jalan desa yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.
Perbaikan dilakukan dengan pengaspalan sepanjang kurang lebih 5.000 meter. Menariknya, seluruh proses tersebut dilakukan secara mandiri tanpa bantuan dana dari pemerintah.
Warga Urunan Tenaga, Waktu, dan Dana
Warga secara sukarela menyumbangkan tenaga, waktu, serta dana untuk memperbaiki akses jalan yang menjadi jalur penting bagi aktivitas sehari-hari.
Jalan tersebut menghubungkan sejumlah dusun di Desa Paopale Laok. Selain menunjang mobilitas warga, keberadaan jalan ini juga penting untuk mendukung berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.
Sebelum diperbaiki, kondisi jalan banyak berlubang dan becek saat musim hujan. Kondisi tersebut kerap menghambat aktivitas warga, terutama dalam perjalanan dan kegiatan ekonomi.
Perbaikan Jalan Sudah Lama Dinanti
Ketua Panitia, Musnasin, mengatakan perbaikan jalan tersebut sudah lama dinantikan masyarakat.
“Kami tidak bisa menunggu bantuan dari pemerintah terus-menerus. Maka kami berinisiatif mengumpulkan dana dan langsung mengaspal jalan yang paling parah dulu,” tuturnya saat dihubungi via WhatsApp, Sabtu (26/7/2025).
Menurutnya, langkah tersebut diambil sebagai bentuk kepedulian warga terhadap kondisi infrastruktur di desa.
Masyarakat berharap perbaikan secara swadaya ini dapat membantu memperlancar akses transportasi sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Berharap Pemerintah Lebih Perhatikan Infrastruktur Desa
Setelah perbaikan dilakukan, warga berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur di wilayah pedesaan.
Mereka juga berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Paopale Laok dapat menjadi contoh bagi desa lainnya dalam menjaga dan memperbaiki fasilitas yang dibutuhkan bersama.
“Untuk perbaikan jalan secara keseluruhan sekitar 5.000 meter ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarwarga melalui semangat gotong royong dan kerja sama yang luar biasa,” pungkas Musnasin.















