Ekonom  

TPAKD Sumenep Edukasi Produk Perbankan dan Asuransi bagi Pelaku Usaha di Ambunten Timur

TPAKD Sumenep mengedukasi perangkat desa dan pelaku usaha tentang produk perbankan dan asuransi di Ambunten Timur
TPAKD Sumenep saat memberikan sosialisasi produk keuangan perbankan dan asuransi di Desa Ambunten Timur

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) menggelar sosialisasi dan edukasi produk keuangan perbankan serta asuransi kepada perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan pelaku usaha di Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus memberikan pemahaman terkait produk pembiayaan perbankan dan perlindungan sosial ketenagakerjaan.

Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Silviana Halidah Novtrisia, mengatakan sosialisasi tersebut difokuskan kepada perangkat desa, BPD, dan pelaku usaha agar lebih memahami manfaat produk keuangan yang tersedia.

“Kami menyampaikan informasi berkaitan dengan program pembiayaan bersama perbankan syariah yang bermanfaat bagi perangkat desa dan pelaku usaha, termasuk program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelas Silviana.

Dalam kegiatan tersebut, TPAKD Kabupaten Sumenep melibatkan sejumlah instansi dan lembaga, di antaranya Bagian Perekonomian dan SDA Setda Sumenep, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar, serta BPJS Ketenagakerjaan.

Silviana menjelaskan, edukasi literasi keuangan sangat penting karena masih banyak masyarakat yang belum memahami akses pembiayaan resmi dari perbankan, sehingga berisiko terjerat praktik rentenir maupun pinjaman online ilegal.

Menurutnya, BPRS Bhakti Sumekar memiliki sejumlah program pembiayaan yang dapat membantu pelaku usaha memperoleh modal usaha dengan skema yang lebih ringan, bahkan tersedia program pembiayaan tanpa bunga.

“Program pembiayaan ini diharapkan bisa membantu masyarakat dan pelaku usaha agar tidak lagi bergantung pada rentenir maupun pinjaman online,” ujarnya.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memperkenalkan berbagai program perlindungan sosial bagi masyarakat yang bekerja di sektor dengan risiko kerja tinggi.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemkab Sumenep berharap perangkat desa dan BPD dapat meneruskan informasi kepada masyarakat luas agar semakin memahami manfaat produk keuangan perbankan dan asuransi.

“Kami berharap perangkat desa dan BPD dapat menyebarluaskan informasi ini kepada masyarakat agar semakin memahami produk keuangan dan perlindungan asuransi yang tersedia,” pungkasnya.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *