SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menggerakkan Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta berbagai instansi untuk melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan di kawasan perkotaan dan sekitarnya, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan Jumat Bersih tersebut menjadi tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional Pusat dan Daerah di Sentul pada 2 Februari 2026 mengenai Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Gerakan ini juga mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.11/889/SJ tentang Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, mengatakan bahwa kerja bakti rutin setiap Jumat merupakan komitmen nyata pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan bebas dari sampah.
“Selain menjaga kebersihan dan keindahan kota, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antarperangkat daerah, BUMN, dan BUMD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep,” ujarnya.
Pada pelaksanaan kali ini, Pemkab Sumenep memfokuskan kegiatan di kawasan sebelah barat kota. Lokasi kerja bakti meliputi Kelurahan Karangduak, Kelurahan Bangselok, Desa Pandian, hingga sebagian wilayah Desa Kolor.
Para peserta membersihkan sepanjang Jalan KH. Zainal Arifin, Jalan KH. Wahid Hasyim, Jalan KH. Sajjad, beserta area sekitarnya. Mereka memangkas tumbuhan liar, membersihkan trotoar, saluran drainase, dan gorong-gorong agar lingkungan tetap tertata serta mengurangi potensi banjir saat musim hujan.
Anwar menegaskan, gerakan bersih-bersih massal tidak hanya berlangsung di wilayah perkotaan. Pemerintah Kabupaten Sumenep juga menginstruksikan seluruh kecamatan, kelurahan, dan desa untuk menggelar kegiatan serupa bersama masyarakat setiap Jumat pagi.
Menurutnya, keterlibatan camat, lurah, kepala desa, dan masyarakat menjadi langkah strategis untuk memperkuat budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
“Dengan semangat gotong royong, kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, bersih, dan indah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, menyatakan pihaknya akan terus mendukung Gerakan Jumat Bersih melalui publikasi di berbagai media dan siaran keliling (Sirling).
Ia berharap penyebarluasan informasi tersebut mampu mengajak masyarakat untuk membiasakan hidup bersih, tidak membuang sampah sembarangan, serta menjadikan kebersihan lingkungan sebagai budaya yang terus terpelihara.
“Kami ingin Gerakan Jumat Bersih tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggalnya,” pungkasnya.














