SUMENEP – SDN Pajagalan 2, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, resmi meluncurkan Taman Baca Asre sebagai perpustakaan sekolah ramah anak berstandar nasional, Selasa (5/5/2026).
Sekolah menghadirkan fasilitas ini untuk memperkuat budaya literasi di kalangan siswa sekaligus menciptakan ruang belajar yang nyaman dan edukatif. Program tersebut juga mendapat dukungan dari BPRS Bhakti Sumekar melalui bantuan pengadaan buku dan perlengkapan perpustakaan.
Direktur BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendorong minat baca siswa sejak dini. Ia menilai keberadaan perpustakaan sekolah harus kembali dihidupkan agar anak-anak terbiasa membaca dan mendapatkan pengetahuan dari buku.
“Anak-anak perlu kita arahkan kembali ke perpustakaan agar mereka lebih banyak membaca dan menambah wawasan,” ujarnya saat peluncuran.
Hairil Fajar juga menilai SDN Pajagalan 2 memiliki fasilitas ruang yang representatif untuk dikembangkan menjadi perpustakaan yang menarik. Dengan dukungan sarana dan koleksi buku yang memadai, ia optimistis siswa akan lebih antusias memanfaatkan fasilitas tersebut.
“Semoga dukungan ini bisa meningkatkan kualitas sarana perpustakaan sehingga anak-anak semakin nyaman dan senang membaca,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SDN Pajagalan 2, Hudi Susilo, menjelaskan bahwa pihak sekolah telah mempersiapkan Taman Baca Asre sejak Februari 2026. Kini fasilitas tersebut siap digunakan secara maksimal oleh seluruh siswa.
“Kami akan mengoptimalkan pemanfaatan Taman Baca Asre untuk mendukung kegiatan belajar siswa,” ungkapnya.
Hudi menyebutkan bahwa budaya membaca sebenarnya sudah mulai tumbuh di lingkungan sekolah. Bahkan, siswa terbiasa membaca satu buku dalam tiga hari sesuai dorongan program dari pemerintah pusat.
Ia juga mengungkapkan bahwa sekolah sebelumnya telah menerima bantuan lebih dari 600 buku dari Kementerian, dan sebagian besar sudah dibaca oleh siswa.
Untuk memperkaya koleksi, pihak sekolah terus menggandeng berbagai pihak, mulai dari BUMD, wali murid, hingga guru. Selain itu, dukungan juga datang dari perpustakaan daerah melalui layanan perpustakaan keliling (Perpusling) yang rutin menyuplai buku tambahan.
Peluncuran Taman Baca Asre turut dihadiri pengawas SD dari Dinas Pendidikan Sumenep, komite sekolah, perwakilan perpustakaan keliling, serta wali murid.














