Program PMT Balita di Bluto: Bakorwil IV Pamekasan Tingkatkan Gizi Anak untuk Cegah Stunting

Penyerahan makanan tambahan bergizi untuk balita pada program PMT di Kecamatan Bluto sebagai upaya pencegahan stunting oleh Bakorwil IV Pamekasan
Pemberian paket makanan tambahan bergizi kepada balita pada kegiatan PMT di Pendopo Kantor Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep (Foto: Abdul Hadi - KIM Darma Bhakti)

FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Bertempat di Pendopo Kantor Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, digelar kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi bagi balita se-Kecamatan Bluto, Rabu (26/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan Jawa Timur IV (Bakorwil IV) Pamekasan dengan sasaran 75 balita.

Acara tersebut dihadiri oleh Kabid Kemasyarakatan Bakorwil IV Pamekasan Andrian Lutfi, ST, Plt. Camat Bluto Kamiluddin, S.PdI., M.A.P, Kapolsek Bluto AKP Agus Sugito, SH., MH, Kepala Puskesmas Bluto dr. Rifmi Utami beserta tenaga ahli gizi, staf Kecamatan Bluto, serta orang tua balita penerima manfaat.

Plt. Camat Bluto menyampaikan bahwa program dari Bakorwil IV Pamekasan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk menyediakan makanan bernutrisi sesuai standar gizi bagi anak usia dini.

“Kami berharap kegiatan ini mampu memastikan kecukupan gizi balita agar tumbuh sehat, kuat, dan terbebas dari risiko stunting,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bluto dr. Rifmi Utami menjelaskan bahwa fasilitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ini diadakan untuk memperkuat program pemerintah dalam penanganan stunting, gizi buruk, dan anemia.

“Peran ibu sangat penting dalam menyediakan asupan makanan bergizi seimbang guna mendukung tumbuh kembang anak,” paparnya.

Di kesempatan yang sama, Kabid Kemasyarakatan Bakorwil IV Pamekasan Andrian Lutfi, ST menuturkan bahwa kegiatan PMT merupakan bentuk nyata sinergitas antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mempercepat penurunan angka stunting. Setiap balita menerima goodie bag berisi makanan tambahan bergizi yang disusun berdasarkan kebutuhan nutrisi anak usia dini.

“Kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan gizi balita di Kecamatan Bluto dan mendorong terciptanya generasi anak yang sehat dan cerdas.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *