Pimpinan Redaksi Falih Media Bantah Isu Viral Terkait Pemotongan PKH dan BPNT di WhatsApp

Pimpinan Redaksi Falih Media saat menyampaikan klarifikasi isu hoaks pemotongan PKH dan BPNT
Pimpinan Redaksi Falih Media memberikan klarifikasi resmi terkait isu viral pemotongan PKH dan BPNT yang beredar di WhatsApp

FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Pimpinan Redaksi Falih Media menyampaikan kekecewaannya atas beredarnya pesan berantai di WhatsApp yang menautkan dirinya beserta istrinya dengan dugaan penyebaran informasi mengenai pemotongan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak memiliki dasar dan sangat merugikan nama baiknya.

Dalam pernyataan resmi yang diterima redaksi, ia menuturkan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan informasi, menyebarkan, ataupun menginstruksikan siapapun untuk menyampaikan kabar terkait pemotongan bansos tersebut. Bahkan, media yang turut memuat tudingan tersebut disebut tidak pernah melakukan konfirmasi kepada jajaran redaksi Falih Media.

“Kami sangat menyayangkan beredarnya informasi hoaks melalui WhatsApp yang menyebut saya dan istri sebagai pihak yang memberikan keterangan tentang pemotongan PKH dan BPNT. Tuduhan ini tidak benar dan sangat merugikan,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa Falih Media selama ini berkomitmen mematuhi kode etik jurnalistik, termasuk dalam proses verifikasi data sebelum publikasi.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat agar tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya.

“Sejak kemarin kami justru menginstruksikan wartawan yang bertugas di Giligenting untuk mendampingi kegiatan Poklahsar yang dikembangkan oleh KIM Kabupaten Sumenep terkait produk UMKM. Hal ini tidak ada kaitannya dengan isu yang saat ini tengah viral,” tambahnya.

Pimpinan Falih Media mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima informasi, khususnya terkait program bantuan sosial yang sering dijadikan sasaran penyebaran hoaks.

Dengan adanya klarifikasi ini, Falih Media berharap publik dapat lebih bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baca berita lainnya di Google News dan WhatsApp Channel
atau Telegram Channel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *