Edu  

Pemkab Sampang Ajukan Perbaikan 138 SDN Rusak ke Pemerintah Pusat

Ruang kelas SDN rusak di Kabupaten Sampang, siswa belajar di rumah warga akibat bangunan ambruk
Kondisi ruang kelas SDN di Kabupaten Sampang yang mengalami kerusakan parah sehingga siswa terpaksa belajar di rumah warga.

SAMPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mengajukan perbaikan 138 sekolah dasar negeri (SDN) yang mengalami kerusakan kepada pemerintah pusat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan siswa tetap memperoleh fasilitas belajar yang layak dan aman.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Mohammad Yusuf, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan validasi dan pendataan langsung ke lapangan sebelum mengirimkan usulan tersebut.

“Data ini kami peroleh dari hasil pendataan terbaru di berbagai wilayah Kabupaten Sampang,” ujar Yusuf di Sampang, Selasa (24/2/2026).

Dinas Pendidikan mencatat sebanyak 641 unit SDN tersebar di 180 desa dan kelurahan di Kabupaten Sampang. Dari jumlah itu, sebagian besar sekolah menghadapi kerusakan dengan tingkat berbeda-beda, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat.

Yusuf menjelaskan, faktor usia bangunan yang sudah tua serta dampak bencana alam yang kerap terjadi di wilayah tersebut menjadi penyebab utama kerusakan. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

Di SDN Madulang 2, Kecamatan Omben, misalnya, pihak sekolah memindahkan kegiatan belajar ke rumah warga setelah ruang kelas ambruk dan tidak lagi aman digunakan. Para siswa kini mengikuti pelajaran di teras rumah warga dengan kondisi terbatas.

“Kami memindahkan sementara kegiatan belajar agar siswa tetap bisa mengikuti pelajaran meski fasilitas terbatas,” jelasnya.

Pemkab Sampang berharap pemerintah pusat segera merespons usulan tersebut, terutama untuk sekolah dengan tingkat kerusakan berat, sehingga standar pelayanan minimal pendidikan dapat kembali terpenuhi.

“Kami berharap pemerintah pusat memberi perhatian serius, khususnya untuk sekolah yang kondisinya sangat parah,” tegas Yusuf.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *