BANGKALAN – Kasus kekerasan dalam lingkup keluarga terjadi di Desa Pekaden, Kecamatan Galis, Kabupaten Bagkalan, Jawa Timur. Seorang pria berinisial RM (40) tega menganiaya keponakan perempuannya sendiri hingga meninggal dunia.
Korban berinisial RI (23) tewas akibat luka parah di bagian kepala setelah dipukul menggunakan balok kayu. Tidak hanya itu, suami korban berinisial RH juga menjadi sasaran penganiayaan dan saat ini dalam kondisi kritis serta menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di rumah korban dan sempat menggegerkan warga sekitar. Pelaku yang diketahui merupakan paman korban langsung diamankan oleh aparat Polsek setempat tak lama setelah kejadian.
Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, insiden bermula dari cekcok mulut antara pelaku dengan pasangan suami istri tersebut di teras rumah.
“Awalnya terjadi pertengkaran. Setelah itu korban masuk ke kamar, namun pelaku masih tersulut emosi,” ujar AKP Hafid, Sabtu (3/1/2026).
Diduga karena emosi yang tidak terkendali, RM kemudian mengambil balok kayu dan menyerang kedua korban secara tiba-tiba. Serangan brutal tersebut membuat RI dan RH tidak berdaya hingga terkapar bersimbah darah.
Warga dan keluarga korban yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan membawa kedua korban ke RSUD setempat. Namun, nyawa RI tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat di kepala.
Sementara itu, RH mengalami luka serius dan masih mendapat perawatan intensif. Polisi memastikan motif penganiayaan dipicu persoalan internal keluarga, mengingat pelaku merupakan adik kandung dari orang tua korban.
Saat ini, RM telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia serta luka berat. Pelaku terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara














