SAMPANG – Tim gabungan menemukan nelayan asal Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, yang hilang sejak tiga hari lalu dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (1/3/2026). Warga menemukan korban terdampar di tepi pantai Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan dua nelayan setempat pertama kali melihat jasad AY (38), warga Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan.
“Dua warga awalnya hendak melaut. Sebelum berangkat, mereka mengambil jaring di rumah rekannya dan melewati bibir pantai. Saat itulah mereka melihat tubuh korban terdampar,” ujar Eko.
Kedua nelayan itu langsung mendekat dan memastikan kondisi korban. Mereka mendapati tubuh AY sudah membiru dan melepuh akibat proses pembusukan. Setelah itu, mereka melapor kepada kepala dusun setempat yang kemudian meneruskan laporan kepada aparat kepolisian dan petugas Poskamladu.
Petugas dari Sampang segera berkoordinasi dengan tim dari Bangkalan untuk melakukan evakuasi. Tim gabungan kemudian mengevakuasi jenazah dan membawa korban ke rumah duka di Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan.
Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah kecelakaan kerja di laut dan menolak proses autopsi lebih lanjut.
Sebelumnya, AY berangkat melaut seorang diri menggunakan perahu kayu kecil pada Kamis (26/2/2026) malam. Warga menduga gelombang tinggi mengguncang perahu hingga oleng dan membuat korban terjatuh ke laut. Nelayan setempat sempat menemukan perahu korban dalam kondisi terombang-ambing sebelum akhirnya menariknya ke tepian.
Hingga kini, aparat memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.














