Mahasiswa Bangkalan Desak DPRD: Fungsi Legislasi dan Pengawasan Harus Dijalankan

Aksi Mahasiswa Bangkalan
Aksi Mahasiswa Bangkalan

FALIHMEDIA.COM | BANGKALAN – Aksi damai ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi di Kabupaten Bangkalan berlangsung tertib di halaman gedung DPRD Bangkalan, Jalan Halim Perdana Kusuma, Senin (1/9/2025).

Massa yang menempuh long march sekitar 300 meter dari Simpang Tiga Pos Halim Polres Bangkalan menuju kantor dewan, menuntut adanya evaluasi serius terhadap kinerja anggota DPRD setempat. Mereka juga meminta unsur Forkopimda hadir dan duduk lesehan bersama mahasiswa untuk berdiskusi terbuka.

Melalui pengeras suara, Ainur Rofik selaku perwakilan mahasiswa menegaskan bahwa keresahan ini bukan hanya bagian dari aksi nasional, melainkan lahir dari kondisi nyata masyarakat Bangkalan.

“Kami datang dengan beragam latar organisasi. Ini bukti keresahan bukan milik satu kelompok, melainkan keresahan bersama. Kami merasa terdzalimi,” ungkap Rofik.

Ia juga mengutip pernyataan pengamat politik Rocky Gerung yang menyebut DPR sebagai “watchdog” atau anjing pengawas.

“Fungsinya menggonggong ke penguasa, bukan menyalak pada rakyatnya sendiri,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut hadir Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Novyan, Dandim 0829 Letkol Inf Fahrur Rozi, Ketua DPRD Bangkalan Deddy, hingga Bupati Lukman Hakim.

Rofik juga mengingatkan DPRD agar serius menjalankan tiga fungsi utama: legislasi (pembentukan peraturan daerah), budgeting (penyusunan anggaran), dan pengawasan (mengontrol pelaksanaan APBD).

“Jangan hanya fokus pada budgeting tanpa ada pengawasan,” tandasnya.

Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono menambahkan, aksi yang diikuti sekitar 300 mahasiswa dari kelompok Cipayung Plus tersebut berjalan kondusif. Mahasiswa menyuarakan lima tuntutan, tiga ditujukan kepada DPRD dan dua terkait penanganan kasus meninggalnya almarhum Affan Kurniawan.

Dalam pengamanan, Polres Bangkalan mengerahkan 526 personel gabungan yang terdiri dari Polres, Brimob Polda Jatim, Kodim 0829, Lanal Batuporon, hingga Batalyon Satria Trunojoyo.

“Seluruh aspirasi sudah tersampaikan dan diterima. Alhamdulillah, aksi berakhir tertib dan damai,” pungkas Hendro.

Ikuti Kami Juga Google Berita