FALIHMEDIA.COM | BANGKALAN – Proyek perbaikan Jalan RA Kartini di sisi utara alun-alun Bangkalan, Jawa Timur, menuai sorotan. Meski pengerjaannya sudah rampung, hasilnya diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Ketua Komisi III DPRD Bangkalan, Reza Teguh Wibowo, mengungkapkan dalam inspeksi mendadak (sidak) pihaknya menemukan ketebalan aspal jauh di bawah standar. Berdasarkan RAB, minimal tebal aspal harus 4 sentimeter. Namun, dari sampel yang diambil di lapangan, ketebalan hanya berkisar 2 hingga 3,5 sentimeter.
“Dari beberapa titik yang kami cek, tidak ada satu pun yang memenuhi standar RAB,” ujarnya, Kamis (11/9/2025).
Dengan temuan ini, DPRD berencana memanggil pihak pelaksana proyek serta dinas terkait untuk dimintai klarifikasi. Menurut Reza, perbaikan jalan tersebut menelan anggaran Rp600 juta dengan masa kerja 180 hari. Saat ini proyek sudah selesai dikerjakan, tetapi belum diserahkan ke dinas terkait sehingga masih menjadi tanggung jawab kontraktor.
Kasus serupa sebelumnya juga ditemukan di Kecamatan Arosbaya. Dalam sidak di lokasi itu, DPRD menemukan ketebalan aspal hanya 4,3 sentimeter dari standar 6 sentimeter. Bahkan, ada bagian yang hanya setinggi 1 sentimeter.
“Di Arosbaya sudah kami rekomendasikan agar dilakukan pengaspalan ulang. Untuk temuan di Jalan RA Kartini ini juga akan kami minta agar diperbaiki sesuai RAB,” tegas Reza.








