Koramil 0827/03 Manding dan Warga Gotong Royong Siapkan Pembangunan Jembatan Tahap V di Sumenep

Koramil 0827/03 Manding bersama warga membersihkan lokasi dan mengangkut material pembangunan Jembatan Tahap V di Kecamatan Manding Sumenep
Anggota Koramil 0827/03 Manding bersama masyarakat bergotong royong membersihkan lokasi dan menyalurkan material pembangunan Jembatan Tahap V di Dusun Sa'asa, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep

SUMENEP – Anggota Koramil 0827/03 Manding bersama masyarakat bergotong royong membersihkan lokasi sekaligus menyalurkan material untuk pembangunan Jembatan Tahap V di Dusun Sa’asa RT 01/RW 01, yang menghubungkan Desa Lanjuk dan Desa Tenonan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Kamis (2/7/2026).

Sejak pagi, personel Koramil 0827/03 Manding dan warga bekerja bersama membersihkan area sekitar jembatan agar proses pembangunan dapat segera dimulai. Mereka juga menurunkan berbagai material bangunan sebagai persiapan pelaksanaan pembangunan tahap lanjutan tersebut.

Kegiatan karya bakti ini melibatkan anggota Koramil 0827/03 Manding bersama masyarakat dari Desa Lanjuk dan Desa Tenonan. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong terlihat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.

Babinsa Koramil 0827/03 Manding, Serka Eko Riyanto, mengatakan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap pembangunan di wilayah binaan.

“Kami tidak hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga ingin menumbuhkan semangat kebersamaan agar terus terjaga dalam setiap kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Eko, pembangunan Jembatan Tahap V akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mendukung aktivitas perekonomian, mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Manding.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan di daerah.

“Melalui karya bakti ini, kami membuktikan bahwa pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan hasil yang optimal jika seluruh elemen masyarakat bekerja bersama. Semangat gotong royong harus terus dipelihara sebagai modal utama untuk memajukan desa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” pungkasnya.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *