SAMPANG – Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus bagi sekolah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan makanan yang dikonsumsi peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan Sampang, Nor Alam, mengatakan SOP tersebut menjadi panduan bagi kepala sekolah dan guru dalam melakukan pengawasan makanan MBG secara rutin. Penguatan pengawasan ini dilakukan seiring dengan semakin luasnya distribusi program ke berbagai jenjang pendidikan.
“Pemerintah daerah ingin memastikan makanan yang diterima siswa aman untuk dikonsumsi. Selain pemenuhan gizi, keamanan pangan menjadi perhatian utama,” ujar Nor Alam, Jumat (6/2/2026).
Ia menjelaskan, pengawasan Program Makan Bergizi Gratis melibatkan Badan Gizi Nasional bersama pemerintah daerah. Kolaborasi ini bertujuan memastikan kualitas dan keamanan makanan tetap terjaga sejak proses distribusi hingga diterima siswa.
Menurut Nor Alam, SOP disusun agar sekolah memiliki pedoman yang jelas dalam pengawasan harian. Aturan tersebut juga memuat mekanisme pelaporan dan penanganan jika sekolah menemukan indikasi masalah pada makanan MBG.
“SOP ini kami siapkan untuk mencegah potensi keracunan makanan sejak dini. Saat ini aturan masih dalam tahap pembahasan dan akan segera kami sosialisasikan ke seluruh sekolah,” katanya.
Ia berharap keberadaan SOP dapat membuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan aman dan optimal, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh peserta didik di Kabupaten Sampang.














