SAMPANG – Peristiwa tragis menimpa seorang bocah perempuan berusia 12 tahun di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Siswi sekolah dasar asal Kecamatan Kedungdung itu ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Kembang Kuning pada Minggu pagi, 7 Desember 2025.
Korban diketahui datang ke lokasi bersama tujuh temannya untuk bermain dan mandi di hulu Sungai Kali Kamoning, yang berada di Desa Gunung Eleh. Mereka tiba sekitar pukul 08.00 WIB dan sempat menikmati waktu bersama sambil makan rujak di tepi sungai.
Kepala Pelaksana BPBD Sampang, Fajar Arief, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, menjelaskan bahwa musibah terjadi saat para anak-anak itu hendak pulang. Setelah selesai mandi, dua di antara mereka kembali turun ke sungai karena pakaian salah satu dari mereka terbawa arus.
“Keduanya mencoba mengambil baju yang hanyut. Namun arus deras menyeret mereka. Satu anak berhasil menyelamatkan diri, sementara korban tidak mampu melawan derasnya arus,” ujar Hozin, Senin (8/12/2025).
Derasnya aliran sungai membuat korban terseret semakin jauh ke tengah. Warga yang mendengar teriakan teman-teman korban langsung turun melakukan pencarian menyusuri sungai.
“Sekitar pukul 09.00 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan lemas dan sudah tidak bernyawa. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka,” tambahnya.
BPBD Sampang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat anak-anak bermain di area sungai yang arusnya tidak dapat diprediksi.














