Pria Asal Jember Diduga Lompat ke Laut di Gilimanuk, Berhasil Dievakuasi Nelayan

Evakuasi pria asal Jember yang diduga lompat ke laut di Gilimanuk, Jembrana, Bali
Petugas bersama nelayan mengevakuasi pria asal Jember yang diduga melompat ke laut di perairan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Minggu (11/10/2026) malam. (Polres Jembrana)

JEMBRANA – Seorang pria berinisial SA (32), asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, berhasil dievakuasi setelah diduga melompat ke laut di perairan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (11/10/2026) malam. Proses penyelamatan melibatkan seorang nelayan bersama petugas kepolisian, TNI Angkatan Laut (TNI AL), dan keamanan pelabuhan.

Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasat Polairud) Polres Jembrana, I Ketut Suasnawa, mengatakan petugas menerima informasi mengenai seseorang yang terbawa arus di sekitar Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 21.30 Wita.

Kerjasama Media

Menindaklanjuti laporan tersebut, seorang nelayan bernama Dwi Ariyanto yang sedang dalam perjalanan pulang setelah melaut melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Dalam pencarian itu, Dwi menemukan SA di perairan Teluk Gilimanuk. Nelayan tersebut kemudian mengevakuasi korban menuju Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk.

Upaya penyelamatan berlangsung dengan bantuan personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Satuan Polairud Polres Jembrana, TNI AL, serta petugas keamanan pelabuhan.

Polisi Apresiasi Respons Cepat Penyelamatan

Suasnawa mengapresiasi tindakan cepat nelayan dan seluruh personel yang terlibat dalam proses evakuasi. Menurut dia, kerja sama berbagai pihak sangat penting untuk memastikan keselamatan korban dalam situasi darurat di perairan.

“Keselamatan jiwa merupakan prioritas utama. Kami mengapresiasi respons cepat nelayan, personel kepolisian, TNI AL, dan petugas pelabuhan sehingga korban dapat segera dievakuasi dan memperoleh penanganan medis,” kata Suasnawa dalam keterangannya, Senin (12/10/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan awal, peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan persoalan rumah tangga yang dialami SA.

Saat kejadian, pria asal Jember itu diketahui hendak menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, untuk pulang ke kampung halamannya.

Meski demikian, dugaan mengenai penyebab kejadian tersebut masih mengacu pada keterangan awal. Penanganan terhadap korban menjadi prioritas setelah proses evakuasi berhasil dilakukan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya respons cepat dan koordinasi antara masyarakat, nelayan, serta petugas terkait dalam menghadapi keadaan darurat di kawasan pelabuhan dan perairan.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *