SUMENEP – Menghadapi kondisi kekeringan dan cuaca yang tidak menentu, warga Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, menggelar Salat Istisqa di Lapangan Polay, Desa Masalima, Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini menjadi ikhtiar spiritual masyarakat untuk memohon turunnya hujan sekaligus keselamatan bagi warga, khususnya mereka yang beraktivitas di laut.
Pelaksanaan Salat Istisqa tersebut dihadiri Danramil 0827/22 Masalembu Yohanes Gapo bersama dua anggotanya, jajaran Polsek Masalembu, anggota DPRD Sumenep Darul Hasyim Fath, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Masalima dan Desa Sukajeruk.
Di tengah kondisi alam yang belum menentu, kegiatan ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk memanjatkan doa bersama agar hujan segera turun dan kebutuhan air bersih dapat terpenuhi.
Selain itu, doa juga dipanjatkan demi keselamatan masyarakat kepulauan yang sebagian aktivitas sehari-harinya bergantung pada kondisi perairan Masalembu.
Ustadz Fairuz Ajak Jemaah Perbanyak Istigfar dan Sedekah
Dalam khotbahnya, Ustadz Fairuz mengajak seluruh jemaah menjadikan momentum Salat Istisqa sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Ia mengingatkan pentingnya memperbanyak istigfar, bertaubat, menjauhi perbuatan maksiat, serta meningkatkan kepedulian sosial melalui sedekah.
Jemaah juga diajak memperbaiki hubungan antarsesama dan memperkuat persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa menghadapi berbagai tantangan, termasuk kondisi alam yang sulit diprediksi, diperlukan ikhtiar lahir dan batin serta semangat saling membantu di tengah masyarakat.
Danramil Masalembu Berharap Hujan Segera Turun
Danramil 0827/22 Masalembu, Yohanes Gapo, mengatakan bahwa pelaksanaan Salat Istisqa menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat dalam menghadapi kondisi alam yang sedang terjadi.
Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat menjadi ikhtiar untuk memohon pertolongan Tuhan agar hujan segera turun dan masyarakat dapat kembali memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih mudah.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa segera menurunkan hujan sehingga kekeringan teratasi dan masyarakat dimudahkan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu juga menjadi perhatian bagi masyarakat kepulauan, terutama warga yang menggantungkan aktivitas dan mata pencaharian pada sektor kelautan.
Karena itu, ia turut berharap seluruh warga Masalembu senantiasa diberikan perlindungan dan keselamatan ketika menjalankan aktivitas di laut.
“Kami berharap masyarakat Masalembu selalu diberi keselamatan saat beraktivitas di laut. Mari jaga kebersamaan dan saling membantu,” katanya.
TNI, Polri, dan Masyarakat Bersatu dalam Doa
Pelaksanaan Salat Istisqa di Lapangan Polay berlangsung dengan khidmat. Kegiatan tersebut memperlihatkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari TNI dan Polri hingga tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.
Kebersamaan dalam kegiatan keagamaan ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas warga dalam menghadapi kondisi kekeringan dan berbagai tantangan yang berkaitan dengan cuaca.
Masyarakat juga diharapkan terus menjaga semangat gotong royong, terutama dalam membantu warga yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar selama kondisi kekeringan berlangsung.
Melalui Salat Istisqa tersebut, warga Masalembu berharap hujan segera turun, kondisi alam membaik, serta masyarakat kepulauan senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam beraktivitas, dan keselamatan saat melaut.















