Inovasi Pemkab Bangkalan Tembus 10 Besar Nasional IGA 2025

Bupati Bangkalan Lukman Hakim dalam evaluasi inovasi pelayanan publik IGA
Bupati Bangkalan Lukman Hakim dalam kegiatan Evaluasi Innovative Government Award (IGA) Kabupaten Bangkalan di Aula Diponegoro, Kantor Bupati Bangkalan

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus memperkuat budaya inovasi di lingkungan pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Evaluasi Innovative Government Award (IGA) Kabupaten Bangkalan yang berlangsung di Aula Diponegoro, Kantor Bupati Bangkalan, Senin (12/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah yang telah bekerja keras mengembangkan berbagai inovasi untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kerjasama Media

Menurutnya, upaya bersama tersebut menunjukkan perkembangan positif. Kabupaten Bangkalan berhasil masuk 14 besar nasional pada penilaian IGA 2024, kemudian meningkat menjadi 10 besar nasional pada penilaian IGA 2025.

Pencapaian tersebut menjadi dorongan bagi Pemkab Bangkalan untuk terus mengembangkan inovasi yang berdampak nyata terhadap efektivitas pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama. Saya berharap semangat berinovasi terus tumbuh di setiap perangkat daerah sehingga mampu menghadirkan pelayanan yang semakin baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Lukman Hakim.

Pemkab Bangkalan Dorong Setiap OPD Kembangkan Inovasi

Untuk memperkuat ekosistem inovasi daerah, Pemkab Bangkalan menjalankan sejumlah program strategis yang melibatkan perangkat daerah hingga pemerintahan desa.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah penerapan program satu organisasi perangkat daerah (OPD) dua inovasi. Program ini mendorong setiap perangkat daerah untuk mengembangkan gagasan baru yang dapat mendukung peningkatan kinerja pemerintahan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Pemkab Bangkalan mengembangkan integrasi data melalui Command Center Bangkalan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemanfaatan teknologi dan informasi dalam mendukung koordinasi serta pengambilan keputusan di lingkungan pemerintahan.

Pemkab Bangkalan juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Satu Desa Satu Sarjana. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan pendidikan dan mendukung pengembangan potensi masyarakat desa.

Di sektor ekonomi, pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sementara itu, sektor pertanian turut menjadi sasaran inovasi melalui program Karnapitaloka.

Berbagai program tersebut diharapkan dapat memperluas ruang inovasi di sejumlah sektor sekaligus memperkuat pembangunan daerah yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Evaluasi IGA Jadi Momentum Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Kegiatan evaluasi IGA Kabupaten Bangkalan tidak hanya menjadi sarana untuk melihat capaian inovasi yang telah dikembangkan, tetapi juga momentum untuk mengukur efektivitas pelaksanaannya.

Setiap perangkat daerah didorong agar tidak berhenti pada penciptaan program atau gagasan baru. Inovasi yang dikembangkan harus memiliki manfaat yang jelas, dapat diterapkan secara berkelanjutan, dan mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, inovasi diharapkan tidak sekadar menjadi bagian dari pemenuhan administrasi pemerintahan, melainkan benar-benar menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Penguatan inovasi juga membutuhkan komitmen bersama, koordinasi antarlembaga, serta evaluasi secara berkala agar program yang dijalankan dapat terus disempurnakan.

Targetkan Inovasi yang Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Peningkatan posisi Kabupaten Bangkalan dari 14 besar nasional pada IGA 2024 menjadi 10 besar nasional pada IGA 2025 menjadi capaian yang dapat mendorong perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas inovasinya.

Ke depan, Pemkab Bangkalan diharapkan semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, serta mendorong lahirnya solusi baru dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Melalui langkah tersebut, inovasi diharapkan menjadi bagian dari budaya kerja aparatur, bukan sekadar program yang dijalankan untuk memenuhi penilaian.

Pada akhirnya, pengembangan inovasi di lingkungan Pemkab Bangkalan diarahkan untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, responsif, dan berkualitas, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Bangkalan.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *