SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim meminta seluruh pimpinan perangkat daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep menyusun serta melaksanakan program kerja secara terukur dan tepat sasaran.
Imam Hasyim menyampaikan hal tersebut saat memimpin Apel Gabungan di Kantor Bupati Sumenep, Senin (5/1/2026). Ia menekankan bahwa setiap program pembangunan harus berorientasi pada hasil agar mampu meningkatkan kualitas pembangunan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, perencanaan dan pelaksanaan program kerja menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berbasis kinerja.
“Setiap perangkat daerah tidak cukup hanya mengejar penyerapan anggaran, tetapi harus memastikan program dalam APBD 2026 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga meminta pimpinan perangkat daerah memastikan setiap program memiliki indikator kinerja yang jelas, target yang terukur, serta output yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati memaparkan capaian realisasi APBD 2025. Pada sisi pendapatan, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), realisasi berhasil melampaui target hingga 109,18 persen.
“Jika dibandingkan tahun 2024, pendapatan daerah tahun 2025 meningkat sebesar 15,9 persen atau sekitar Rp48,4 miliar,” ungkapnya.
Sementara itu, realisasi belanja daerah pada tahun anggaran 2025 mencapai 88,30 persen atau sekitar Rp2,38 triliun.
Imam Hasyim menegaskan pentingnya evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program kerja. Evaluasi tersebut bertujuan untuk mengukur capaian kinerja, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta melakukan perbaikan maupun penyesuaian kebijakan apabila diperlukan.
“Evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan program berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.














