SUMENEP – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep terus mempercepat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pengembangan sektor perikanan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan yakni menggelar pelatihan pemijahan ikan lele sebagai fondasi budidaya perikanan berkelanjutan.
Pelatihan tersebut melibatkan peserta Magang Hub Divisi Kemandirian yang bekerja sama dengan petugas pembina kemandirian Rutan Sumenep. Dalam kegiatan ini, warga binaan mengikuti seluruh tahapan budidaya secara langsung.
Petugas membimbing warga binaan mulai dari persiapan kolam, pemilihan indukan unggul, pemeriksaan kematangan gonad, penyuntikan hormon, hingga proses penetasan telur lele. Seluruh rangkaian pelatihan berlangsung secara praktik agar peserta memahami proses secara menyeluruh.
Kepala Rutan Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, menegaskan bahwa program ini bertujuan membangun keterampilan hidup warga binaan, bukan sekadar pelatihan teknis semata.
“Melalui pelatihan pemijahan lele, warga binaan memperoleh pengalaman praktik yang bisa menjadi bekal keterampilan ketika kembali ke masyarakat,” ujar Aditya, Selasa (27/1/2026).
Menurut Aditya, penguatan sektor perikanan juga mendukung program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan. Dengan demikian, Rutan tidak hanya berperan sebagai tempat pembinaan, tetapi juga mampu menghasilkan kegiatan produktif bernilai ekonomi.
“Budidaya lele ini kami rancang berkelanjutan dan memiliki nilai ekonomi, baik selama masa pembinaan maupun setelah warga binaan bebas,” katanya.
Dalam pelatihan tersebut, petugas menggunakan empat indukan betina dan dua indukan jantan dengan target produksi sekitar 40 ribu benih lele. Seluruh benih hasil pemijahan akan dikembangkan sebagai bagian dari program budidaya lele berkelanjutan di dalam Rutan Sumenep.
Ke depan, Rutan Sumenep berkomitmen terus memperluas program pembinaan kemandirian dengan pendekatan produktif dan berorientasi pada kebutuhan pasar. Langkah ini diharapkan mampu membekali warga binaan dengan kompetensi yang relevan dan meningkatkan kemandirian ekonomi setelah kembali ke masyarakat.













