Program MBG Sasar 2.894 Warga Dasuk Sumenep, Tingkatkan Gizi dan Kualitas SDM

Program Makan Bergizi Gratis di Dasuk Sumenep untuk siswa dan masyarakat tingkatkan asupan gizi
Petugas mendistribusikan makanan bergizi gratis kepada siswa dan warga di Kecamatan Dasuk, Sumenep

SUMENEP – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat di daerah. Di Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, sebanyak 2.894 penerima manfaat menerima asupan makanan bergizi dalam satu kali penyaluran pada Selasa (5/5/2026).

Program ini berjalan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Nurul Islam Al-Mannan Djasuli di Desa Dasuk Laok. Penyelenggara menargetkan berbagai kelompok, mulai dari siswa lintas jenjang pendidikan, tenaga pendidik, hingga kelompok rentan seperti ibu hamil dan ibu menyusui.

Babinsa Koramil 0827/12 Dasuk, Agus Rustanto, memimpin pendampingan distribusi di lapangan. Ia memastikan seluruh proses berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.

“Petugas mendistribusikan bantuan sejak pagi menggunakan tiga armada mobil box ke sejumlah sekolah. Kami melakukan pendampingan agar penyaluran sesuai data penerima,” ujarnya.

Menu yang dibagikan dalam program MBG terdiri dari nasi putih, sate ayam maranggi, tahu bulat, sayuran segar, serta buah semangka. Tim penyelenggara menyusun menu tersebut untuk memenuhi kebutuhan gizi harian para penerima manfaat.

Agus menilai program ini tidak hanya memberikan bantuan makanan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

“Program ini sangat positif karena langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya siswa. Asupan gizi yang cukup akan membantu meningkatkan kesehatan dan konsentrasi belajar,” jelasnya.

Berdasarkan data, program ini menjangkau 61 siswa kelompok bermain, 353 siswa TK/RA, 1.110 siswa SD/MI, 272 siswa SMP/MTs, serta 268 siswa SMA/MA/SMK. Selain itu, 441 tenaga pendidik, 83 ibu hamil, dan 308 ibu menyusui turut menerima manfaat.

Program MBG menjadi wujud kolaborasi antara lembaga sosial dan aparat kewilayahan dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat di daerah, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia. (Rahman/Rif)

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *