SERANG – Musibah tragis menimpa seorang pria paruh baya saat tengah melakukan renovasi rumah di wilayah Taktakan, Kota Serang, Banten, Jumat (26/9/2025). Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa material bangunan yang ambruk.
Peristiwa bermula ketika korban sedang memperbaiki struktur rumahnya. Diduga pondasi yang rapuh tidak mampu menopang beban beton, sehingga runtuh dan menimpa tubuh korban.
“Bangunan itu sedang direnovasi, tiba-tiba pondasinya ambruk lalu menimpa korban,” ujar Komandan Regu Rescue Damkar Kota Serang, Amin Murodin.
Warga yang melihat kejadian segera melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Serang. Delapan personel damkar bersama satu unit patroli dikerahkan untuk melakukan evakuasi.
“Diduga kualitas pondasi kurang baik, ditambah tanpa penyangga di bagian atas. Saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan. Bahkan ditemukan patah tulang pada bagian lehernya,” tambah Amin.
Proses evakuasi berlangsung dramatis karena tubuh korban tertimbun bongkahan beton besar. Petugas bersama warga terpaksa menarik material menggunakan kendaraan pribadi. Setelah sekitar satu jam, jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Drajat Prawiranegara, Kota Serang, untuk disemayamkan.






